:
:
News
Teknologi Pintar Bantu Abu Dhabi Pertahankan Label Kota Teraman di Dunia

gomuslim.co.id - Penggunaan teknologi baru memberikan kontribusi besar untuk meningkatkan keamanan Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Hal demikian mengingat Abu Dhabi masih menyandang peringkat kota teraman di dunia.

Manajer Divisi Administrasi, Abu Dhabi Police Chemical, Biological, Radiological and Nuclear (CBRN), Kapten Ali Hassan Al Madfaei, mengatakan tahun ke tahun, keamanan Abu Dhabi telah didorong oleh pengenalan teknologi baru.

Teknologi tersebut meliputi kecerdasan buatan (AI), kamera, sensor, drone, dan sistem lalu lintas pintar untuk mendeteksi dan mengendalikan kejahatan dan untuk meningkatkan keselamatan di jalan.

Bulan lalu, Abu Dhabi dinobatkan sebagai kota teraman di dunia selama empat tahun berturut-turut. Abu Dhabi berada di peringkat pertama dalam daftar yang dikeluarkan oleh situs data global Numbeo. Kota ini menduduki puncak daftar di atas 376 kota dari seluruh dunia.

"Dari sistem jalan yang dikembangkan untuk memantau lalu lintas ke sistem yang memerangi kejahatan dunia maya, prakarsa teknologi ini telah menjadikan Abu Dhabi kota teraman di dunia," Al Madfaei seperti dilansir dari publikasi Khaleej Times, Kamis (06/02/2020).

Ia mengatakan polisi Abu Dhabi telah memperkenalkan teknologi canggih dan pengembangan terbaru dalam robotika dan AI di semua bidang operasi. Pasukan menggunakan perangkat pemantauan dan kontrol di fasilitas publik dan swasta untuk mencegah kejahatan dan menjaga keamanan publik di emirat.

"Teknologi dari berbagai jenis, seperti kamera, sensor dan pengakuan plat registrasi membantu polisi mengendalikan kejahatan dan melacak penjahat," katanya.

Polisi telah memperkenalkan 'kacamata pintar' atau kacamata augmented reality yang dapat membantu menangkap penjahat atau orang yang dicari. Kacamata ini memiliki kamera mikro yang menggunakan AI untuk secara otomatis memindai ratusan wajah dan memberi tahu pihak berwenang ketika mendeteksi orang yang diinginkan.

 

Baca juga:

Inspiratif, Muslim UEA Ini Bantu Pemuda Down Syndrome Jadi Pesepakbola Profesional

 

Polisi juga menggunakan teknologi pengawasan dan perangkat lunak pemantauan untuk memastikan keselamatan publik. Polisi menggunakan pesawat tak berawak untuk memantau arus lalu lintas, mendeteksi kemacetan dan patroli langsung di hotspot.

Mereka juga memperkenalkan sistem menara pintar yang memperingatkan pengemudi di jalan raya melalui perubahan pesan elektronik, "menangkap penerobos lampu merah", "manajemen keselamatan lalu lintas", "menganalisis kecelakaan lalu lintas", "kesadaran lalu lintas yang cerdas" dan "pengalihan dan manajemen truk berat".

Memanfaatkan Drone dalam Respons CBRN

Kapten Al Madfaei mencatat bahwa kepentingan utama Kepolisian Abu Dhabi sekarang adalah pemanfaatan robot drone canggih dalam meningkatkan kemampuan respons terhadap insiden Kimia, Biologis, Radiologis, dan Nuklir (CBRN).

"Saat ini, semua drone berada dalam fase penelitian dan pengembangan secara global dan tidak ada yang datang dengan solusi satu atap untuk memanfaatkan drone dalam respons CBRN," katanya.

Menurutnya, sangat penting bagi Polisi Abu Dhabi untuk berada di garis depan pengembangan juga, bekerja dengan mitra internasional dan universitas. Ini tentang bagaimana berkontribusi pada bidang pengetahuan.

“Kemudian bagaimana pula kita meningkatkan penelitian dan pengembangan saat ini di umpan balik dari apa yang dihadapi di lapangan dan bagaimana umpan balik kami dapat membantu para peneliti mengembangkan produk drone baru untuk bidang ini,” paparnya. (jms/khaleejtimes)

 

Baca juga:

Menteri UEA: Negara Muslim Perlu Berinovasi dan Kembangkan Teknologi

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store