:
:
News
Subsidi Haji 2020, BPKH Gelontorkan Dana Rp 6,8 Triliun

gomuslim.co.id - Penyelenggaraan ibadah haji masih beberapa bulan lagi. Pemerintah Indonesia telah menetapkan besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2020 sebesar Rp 35.235.602. Namun, biaya total yang seharusnya dikeluarkan untuk penyelenggaraan haji per jemaah adalah sekitar Rp 69 juta.

Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu mengatakan pihaknya akan memberikan dana subsidi penyelenggaraan ibadah haji mencapai Rp 6,8 triliun. "Dana subsidi sebesar Rp6,8 triliun berasal dari nilai manfaat BPKH," ujar Anggito, Sabtu (01/02/20).


Baca juga:

Tingkatkan Layanan Haji 2020, Kemenag Siapkan Sembilan Strategi


Sementara itu, total nilai manfaat yang dihimpun BPKH selama tahun 2019 lalu adalah sebesar Rp 8 triliun. Selain untuk membiayai BPIH, nilai manfaat ini juga akan dialokasikan untuk akun virtual (virtual account) jemaah haji, serta untuk kegiatan kemaslahatan.

Kemudian, selain berasal dari dari nilai manfaat, sumber dana yang dihimpun untuk menutup biaya operasional haji di tahun ini juga berasal dari dana efisiensi operasional BPIH tahun sebelumnya dan tahun berjalan.


Baca juga:

Pemerintah Putuskan Biaya Haji 2020 Tidak Naik, Ini Besarannya


Adapun total dana yang disepakati adalah sebesar Rp 7.164.668.846.603,92 dengan rincian biaya pelayanan jemaah di Arab Saudi sebesar Rp 6.866.075.902.870,92, serta biaya pelayanan di dalam negeri sebesar Rp 298.592.943.733.

Sebagai informasi, pada tahun ini Pemerintah Arab Saudi memberikan kuota jemaah haji kepada Indonesia sebanyak 221.000 jemaah. Nantinya, jumlah tersebut terbagi atas kuota untuk jemaah haji reguler sebanyak 212.520 jemaah dan kuota haji khusus sebanyak 18.480 jemaah. (Mr/kontan)

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store