:
:
News
Hafal Alquran 30 Juz, Alasan Gadis Asal Garut Ini Buat Orangtua Kagum 

gomuslim.co.id - Seorang gadis berusia 16 tahun asal Garut, Jawa Barat berhasil menghafal 30 Juz Alquran. Gadis bernama Risa Sri Rizkiyah ini sudah dua tahun merantau dari kampung halamannya demi untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Alquran.
 
Risa merupakan seorang santri di Pesantren Tahfidz Daarul Qur’an Takhassus Tegal, salah satu pesantren gratis yang hadir untuk anak-anak yatim duafa penghafal Alquran.
 
Dalam menghafal Alquran, Risa memiliki semangat yang begitu besar. Motivasi utamanya tak lain yakni kedua orang tuanya. Risa mengaku, dirinya ingin memberikan hadiah terbaik kepada ayah dan ibunya dengan hafalan Alquran yang ia miliki.
 
"Biar bisa menolong orang tua karna belum tentu di dunia kita bisa membahagiakan mereka, tapi dengan hafalan Qur’an kita bisa jadi penolong mereka di akhirat," ungkap Risa.
 
 
Baca juga :
Askar Kauny Siap Hadirkan 20 Syekh Palestina pada Ramadhan 2020 
 
 
Ia juga berharap bisa mendapat ridho dan keberkahan dari Allah dengan menghafal ayat-ayat suci Alquran.
 
Sejak kecil, Risa memang sudah diperkenalkan dengan dunia mengaji oleh ibunya. Bahkan Risa pernah mengikuti kejuaraan saat masih duduk dibangku kelas III Sekolah Dasar (SD) dan memenangkan juara ke-3 dalam lomba hafalan juz 30.
 
Ikhtiarnya untuk terus menghafal Alquran pun diijabah oleh Allah SWT hingga kini Risa berhasil mengkhatamkan hafalan 30 juz.
 
Meski demikian, Risa mengaku, hal tersulit dalam menyelesaikan hafalan Alquran bukan cara menghafalnya, melainkan mempertahankan hafalan tersebut. "Yang sulit dari menghafal adalah menjaganya, insya Allah sekarang harus lebih banyak waktu lagi untuk murajaah," imbuhnya.
 
Kini, Risa pun menjadi contoh untuk kakak dan adiknya agar bisa menyusulnya menjadi hafidz dan hafidzah. Risa memang bukan satu-satunya penghafal Alqur’n, tapi dia anak pertama yang berhasil mengkhatamkan 30 juz hafalannya. 
 
Pimpinan PPPA Daarul Qur’an Cirebon, Abdul Aziz menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasihnya kepada masyarakat, khususnya wali asuh para santri yatim duafa di pesantren-pesantren takhassus yang selalu mendukung dan memberikan bantuan untuk para santri. “Semoga keberkahan hafalan santri menghafal Qur’an mengalir juga pahalanya untuk para donatur,” harapnya. 
 
Ia juga mengungkapkan, ada 302 santri yang terdapat di sembilan Pesantren Tahfidz Daarul Qur’an Takhassus yang tersebar di seluruh Indonesia. "Para santri pun juga tengah berjuang menghafal Alquran demi menjadi hafidz dan hafidzah untuk mewujudkan cita-citanya meraih keberkahan dunia dan akhirat," pungkasnya. (mga/PPPA)
 
Baca juga:
Masya Allah, Santri Gaza Ini Setor Hafalan 30 Juz dalam Waktu Empat Jam
Responsive image
Other Article