:
:
News
Ini Alasan MES dan HCY Wacanakan Pasar Halal di Yogyakarta

gomuslim.co.id – Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) bersama Halal CLUB Yogyakarta (HCY) merencanakan konsep pasar halal guna meningkatkan pariwisata di Yogyakarta. Rencananya, konsep ini akan diwujudkan di Pasar Beringharjo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pemilihan pasar ini karena dinilai sebagai lokasi identitas kultural DIY yang identik dengan kesultanan.

Sekretaris umum (Sekum) MES DIY, MB Hendrianto mengungkapkan, pasar halal selain dapat meningkatkan pariwisata, juga mampu menggerakan perekonomian masyarakat Yogyakarta. Sebab, konsep halal itu sendiri akan menjadi tren secara global dan akan menjadi kebutuhan masyarakat global saat ini.

“Kalau DIY fokus pada pengembangan pasar halal, untuk paningkatan pariwisata juga akan semakin bertambah. Selain itu pergerakan ekonomi masyarakat Yogyakarta juga akan terus meningkat,” ujarnya, Selasa (28/1/2020).

 

Baca juga:

Milad ke-7, IHW Komitmen Wujudkan Industri Halal di Indonesia

 

"Yogya adalah Kesultanan yang otomatis semuanya halal. Seharusnya ada jaminan dari pemerintah. Halal ini juga terkait dengan brand. Konsumen jadi lebih secure. Sebagai destinasi utama, Yogya itu wajib (menerapkan konsep halal)," jelasnya.

Sebelum menerapkan Beringharjo menuju pasar halal, konsep yang telah dimatangkan akan disampaikan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta dalam hal ini kepada Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti. Diharapkan konsep ini disetujui dan segera dilakukan uji publik.

"Ini bukan sesuatu yang memaksa. Karena bukan aturan pemerintah. Setelah ini kita akan membuat konsep yang lebih matang," pungkasnya. 

Sementara itu, Seksi Penataan Lahan Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Yogyakarta, Evi Wahyuni, mengatakan pihaknya mendukung diwujudkannya konsep pasar halal di Pasar Beringharjo. Akan tetapi, ia menyarankan untuk berhati-hati dalam mengangkat Beringharjo menuju pasar halal.

"Pasar ini untuk semua orang tanpa melihat agama dan keyakinan. Untuk istilah halal coba dipertimbangkan lagi. Kita tujuannya di situ, tapi untuk muslimnya diletakkan di belakang, jangan dikedepankan. Jangan sampai Beringharjo image-nya untuk agama tertentu," katanya.

Ia pun menyebut, Pemkot Yogyakarta sudah menerapkan konsep pasar halal berdasarkan aturan yang berlaku. Bahkan, pihaknya juga rutin melakukan sosialisasi dan pembinaan terkait pasar halal ini di tiap pasar yang ada di Yogyakarta,

"Dari dulu sebenarnya sudah menerapkan konsep halal. Semua daging yang masuk pasar harus ada sertifikatnya. Kita monitoring, ada petugas jaga dini hari, jadi daging yang masuk dipertanyakan sertifikatnya," ujar Evi. (hmz/republika)

 

Baca juga:

Bantu UKM, Alliance Islamic Bank Luncurkan Program Halal-In-One

Responsive image
Other Article
gomuslim
Get it on the play store