:
:
News
Empat Satker Kemenag Terima Penghargaan Pencapaian Kinerja SBSN

gomuslim.co.id – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI memberikan penghargaan kepada Empat Satuan Kerja (Satker) Kementerian Agama (Kemenag) atas pencapaian kinerja terbaik dalam pengelolaan proyek Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

Penghargaan diberikan oleh Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu, Luky Alfirman kepada keempat satker tersebut. Diantaranya, Asrama Haji Provinsi Bangka Belitung, UIN Sunan Gunung Jati Bandung, Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Hamahera Barat, dan Madrasah Aliyah Negeri 1 Surakarta.

Ia mengatakan, penghargaan itu merupakan kegiatan Forum Koordinasi Penyiapan Proyek SBSN Tahun 2021 dan Kick Off Pelaksanaan Proyek SBSN Tahun 2020 yang berlangsung di Auditorium Ditjen PPR, Kemenkeu.

“Jadi hari ini kita rapat koordinasi, yang pada intinya melakukan evaluasi 2019. Apa yang baik yang bisa kita teruskan dan apa yang menjadi kekurangan, kita bicarakan bersama. Termasuk juga kita memberikan penghargaan. Ada 10 satker yang kita beri penghargaan karena berkinerja paling bagus dalam pengelolaan proyek SBSN,” ujar Luky Alfirman, Selasa (28/1/2020).

 

Baca juga:

Usung Tema Moderasi Beragama, Kemenag Gelar Rakernas 2020 Besok 

 

Menurutnya, pada 2019, melalui SBSN, telah dilakukan pembiayaan proyek infrastruktur pada tujuh Kementerian/ Lembaga dengan nilai pembiayaan sebesar Rp 28,43 triliun yang tersebar di 619 proyek. Untuk 2020, pembiayaan melalui SBSN dialokasikan sebesar Rp 27,35 triliun pada delapan Kementerian/Lembaga yang tersebar di 728 proyek.

“Nilainya tahun 2020 sebesar Rp 27,35 triliun untuk delapan Kementerian/Lembaga dengan 728 proyek yang dibiayai oleh SBSN,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Tim Kementerian Agama adalah Dirjen Pendidikan Islam, Kamaruddin Amin menjelaskan, proyek SBSN pada Kemenag bertujuan mempercepat pembangunan sarana dan prasarana serta memenuhi kebutuhan layanan dasar kehidupan beragama yang lebih baik.

“Proyek yang biayai SBSN telah memberikan manfaat terhadap peningkatan kualitas layanan pada Asrama Haji, KUA, dan Pendidikan Madrasah serta PTKIN,” katanya.

Selain itu, proyek yang biayai SBSN juga dapat meningkatkan kualitas pelayanan kehidupan beragama kepada masyarakat, ditandai dengan meningkatnya Indeks Kepuasan Layanan Jemaah Haji Dalam Negeri, meningkatnya Indeks Kepuasan Layanan KUA, dan meningkatnya Akses dan Mutu Pendidikan Madrasah dan PTKIN.

Kemudian, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Muhajirin Yanis, mengaku bangga atas prestasi Kemenag. Penghargaan yang diraih merupakan hasil kerja bersama antara unit eselon 1 pusat sebagai pemrakarsa proyek dan satker di wilayah sebagai pelaksana.

Muhajirin berharap penghargaan ini dapat menjadi pemacu satker lain yang akan mengelola proyek SBSN, khususnya pada pembangunan Asrama Haji dan Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT).

Untuk diketahui, Forum koordinasi ini diikuti sembilan Kementerian/Lembaga. Selain Kemenag, hadir juga perwakilan Kementerian Keuangan, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Perhubungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Badan Standardisasi Nasional, Lembaga Ilmu Pengetahuan dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Hadir juga Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kamaruddin Amin, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Muhajirin Yanis, Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Muharam, serta perwakilan empat satker Kemenag yang menerima penghargaan. (hmz/kemenag)

 

Baca juga:

Perbaiki Sistem, Kemenag Segera Bentuk Tim Audit RS Haji Jakarta 

Responsive image
Other Article
Responsive image