:
:
News
BI Malang Genjot Pengembangan Ekonomi Syariah Pesantren

gomuslim.co.id – Bank Indonesia Perwakilan Malang (BI Malang) terus menggenjot pengembangan ekonomi dan keuangan syariah dengan memperkuat struktur ekonomi dan pasar keuangan di lingkungan pesantren. Hal itu dilakukan guna menjalankan program pengembangan kemandirian ekonomi pesantren yang telah diimplementasikan kepada lebih dari 250 pesantren secara nasional sejak 2017.

Kepala Perwakilan BI Malang Azka Subhan Aminurridho mengatakan salah satu contoh kegiatan pengembangan ekonomi yang dilaksanakan BI Malang di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh yaitu pelatihan terkait akuntansi jasa dan akuntansi dagang serta pemberian PSBI berupa Rumah Produksi Jamur.

“Kegiatan-kegiatan tersebut juga termasuk dalam kerangka pelaksanaan Program Strategis BI, yakni mengembangkan kebijakan Bank Indonesia yang bersinergi dengan kebijakan Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS), dan pihak lainnya untuk mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah,” ujarnya, Rabu (15/1/2020).

Azka berharap agar pesantren mampu lebih mandiri. "Di pesantren tidak hanya ngaji fiqih tapi juga ngaji sugih," katanya. 

 

Baca juga:

Auditor Halal Masih Minim, Ini Kata Ketua Halal Institute

 

Sementara itu, Pembina Yayasan Bahrul Maghfiroh Cinta Indonesia dan Pengasuh Pondok Pesantren (PP) Bahrul Maghfiroh Dr. Ir. Mohammad Bisri, MS, mengatakan semakin maju pondok pesantren harus diimbangi dengan kemahiran wirausaha yang mumpuni. Namun kemahiran wirausaha tidak ada artinya apabila tidak halal.

“Percuma kalau berdagang jamur tapi melibatkan hal yang haram," ujar Dr. Mohammad Bisri saat meresmikan Sistem Penjaminan Mutu Halal Interal (SPMHI) bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Azka Subhan A.

Peresmian ini juga dimaksudkan untuk mengimbangi Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) Rumah Jamur PP Bahrul Maghfiroh. Bisri memaparkan bahwa Rumah Jamur ini untuk menyokong dan melatih para santri untuk berwirausaha. Sebagai seorang santri, tentu saja memerlukan modal untuk berdakwah.

"Memang selain pinter agama memang harus punya modal untuk dakwah, dan uangnya habis untuk dakwah. Jangan dibalik," pungkasnya. 

Selain di PP Bahrul Maghfiroh, BI juga turut berkontribusi dalam mengembangkan ekonomi syariah dengan Program Kemandirian Ekonomi Pesantren di wilayah kerja BI Malang lainnya, lalu memberikan pendampingan lanjutan serta Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) untuk meningkatkan keterampilan menjahit para santri di PP Islamiyah Syafiiyah, Paiton, Kab. Probolinggo.

Pelatihan Pengolahan Makanan, budi daya lele serta PSBI untuk Ponpes Salafiyah Nurul Huda, Kec Ponco Kusumo, Kab Malang; serta pemberian PSBI berupa mesin daur ulang sampah untuk Ponpes Annur I dan II, Kab. Malang dan Ponpes Nurul Jadid, Kab. Probolinggo. (hmz/bisnis/timesindonesia/dbs/foto:elshinta)

 

Baca juga:

Survei CIBEST IPB University: Program Kampung Quran Daqu Dapat Penilaian Sangat Baik

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store