:
:
News
PCINU Lebanon Hadirkan Cucu Syekh Abdul Qadir Al-Jailani di Acara Muhadharah

gomuslim.co.idPengurus Cabang Istimewa Nahdhatul Ulama (PCINU) Lebanon mengadakan acara muhadharah pada Jumat, (10/01/20) pekan lalu. Acara ini menghadirkan narasumber Syekh Muhammad Fadhil Al-Jailani yang sedang menjalani safari dakwah di Lebanon. Ulama terkemuka asal Turki ini merupakan cucu dari Syekh Abdul Qadir Al-Jailani yang terkenal sebagai Sulthonul Aulia.

Acara bertempat di Masjid Abdun Naser Nahdiyyin Lebanon dengan mengangkat tema “Manhaj Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dalam tafsir dan tasawufnya”. “Tema ini didasari akan rasa ingin lebih tahu mengenai Syekh Abdul Qadir Al-Jailani yang terkenal dalam bidang tasawwufnya, namun banyak yang belum mengetahui bahwa Syekh Abdul Qadir juga ahli di bidang tafsir,” ujar Ketua PCINU Lebanon H Hamid Hadi.

 

Baca juga:

Kunjungi Duta Besar RI di Tiongkok, PCINU Canangkan Cetak Alquran Terjemahan Indonesia-Tiongkok

 

Kegiatan muhadharah merupakan kegiatan kajian keilmuan dengan menghadirkan narasumber yang berkompeten sesuai bidang ilmunya untuk warga NU yang berada di Lebanon. “Ini adalah sebagai upaya menambah ilmu pengetahuan dengan menghadirkan narasumber yang ahli di bidangnya khususnya untuk pelajar Indonesia yang sedang menuntut ilmu di sini,” pungkasnya.

Syekh Fadhil Al-Jaelani dalam muhadharahnya memaparkan proses pengumpulan manuskrip peninggalan kakeknya itu membutuhkan waktu yang cukup lama serta perjalanan ke banyak negara untuk bisa mendapatkan jejak-jejak peninggalan Syekh Abdul Qadir Al-Jaelani.

Beberapa karangan Syekh Abdul Qadir Al-Jailani Dalam bidang tasawwuf ada kitab al-Fathur al-Robbani dan dalam bidang tafsir terdapat kitab tafsir al-Jailani yang terdiri dari 6 jilid.

 

Baca juga:

Hadirkan Cabang di Beberapa Negara, NU Warnai Islam Indonesia di Eropa

 

Syekh Muhammad Fadhil Al-Jailani Al-Jailani juga menjelaskan tentang kebanggaannya terhadap Indonesia serta menceritakan berbagai pengalamannya saat mengunjungi Indonesia. “Indonesia menjadi salah satu negara yang sering saya kunjungi,” ungkapnya.

Kepada para nahdiyyin yang hadir, Syekh Muhammad Fadhil Al-Jailani memberikan pesan agar selalu istiqamah dalam jalan ilmu. Agenda tersebut diakhiri dengan pemberian ijazah ammah untuk semua kitab-kitab Syekh Abdul Qadir Al-Jailani serta semua dzikir-dzikir dan shalawat munajat oleh Syekh Muhammad Fadhil Al-Jailani serta pembagian kitab yang berisi dzikir-dzikir Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dan ditutup dengan do’a. (Mr/Nuonline)

Responsive image
Other Article
Responsive image