:
:
News
Temui Wapres, IHLC Bahas Rencana Bangun Hotel Ramah Muslim Bintang 7

gomuslim.co.id – Indonesia Halal Lifestyle Club (IHLC) menemui Wakil Presiden Ma'ruf Amin guna membicarakan gagasan pembangunan hotel ramah Muslim bertaraf bintang tujuh pertama di Jakarta. Ketua Indonesia Halal Lifestyle Center, (IHLC) Sapto Nirwandar, mengatakan konsep ini disampaikan dalam rangka menarik kunjungan wisatawan, khususnya wisatawan Muslim.

“Insya Allah, dalam waktu dekat kita akan punya hotel Muslim Friendly bintang tujuh di Jakarta. Supaya kita juga bisa punya wisatawan mancanegara yang muslim, untuk menginap, untuk conference, atau untuk apa-apa di sana,” ujar Sapta di kantor Wapres, Senin (13/01/2020).

Ia menyebut, hotel dengan konsep ramah Muslim yang ada di Indonesia biasanya hanya mentok di bintang tiga atau empat. Menurut Sapta, tujuan adanya hotel ini adalah untuk menangkap potensi pasar wisatawan halal di kalangan menengah atas semakin besar. Sebab, Indonesia saat ini dinilai belum bisa menyediakan hotel-hotel mewah dengan konsep wisata halal.

 

Baca juga:

Purwakarta Terapkan Aturan Baru, Tamu Hotel Wajib Tunjukan Kartu Nikah

 

"Lompatan ini sangat tinggi. Biasanya (hotel ramah Muslim) bintang empat, bintang tiga, kecil-kecil. Kalau kita ingin bersaing dengan hotel di Turki, Uni Emirat Arab yang begitu tingginya. Maka Muslim yang kelas 'kakap' itu juga mau ke Indonesia dengan fasilitas itu," ujarnya.

Ia menegaskan, kini Indonesia akan memiliki hotel ramah Muslim berbintang tujuh agar mampu bersaing dengan hotel-hotel di luar negeri serta meraup keuntungan dari wisatawan khususnya dari Timur Tengah.

Sementara itu, Manajemen Accor menyambut baik inisiatif Muslim Friendly Hotel di Indonesia dan akan mendukung program ini, salah satu contohnya adalah Hotel Raffles Jakarta. Hal itu terlihat dengan sudah tersedianya penunjuk arah kiblat, sajadah, musala, dan makanan halal yang dapat ditemui di hotel ini. 

Hotel Raffles yang berada dibawah Manajemen Accor ini berlokasi di kawasan bisnis Kuningan, Jakarta dan dibangun oleh PT Ciputra Property Tbk. Hotel ini pernah menjadi tempat menginap rombongan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz pada 2017 lalu.

Selain itu, IHLC pun tidak ingin ketinggalan tren di mana masyarakat Indonesia kekinian lebih gemar berbelanja melalui e-commerce. IHLC pun akan memiliki e-commerce sendiri dengan kelebihan tersendiri.

Yakni menawarkan semua produk yang bersertifikasi halal. Dengan begitu, masyarakat akan lebih mudah memilih mana produk yang diinginkan. "Bedanya kalau toko halal ini bedanya adalah semua kita bersertifikasi halal, dan tidak campur dengan produk lain," pungkasnya.

Untuk diketahui, hotel bintang tujuh pertama di dunia berada di Arab Saudi, bernama Burj Al-Arab Hotel. Hotel ini berdiri di pulau buatan, berjarak sekitar 280 meter dari pantai Jumerah. Harga permalam dari kamar lux hotel ini 19 USD atau 250 juta rupiah. (hmz/kumparan/dbs)

 

Baca juga:

Usung Konsep Halal, Hotel Ini Layani Antar Jemput Salat Subuh kepada Pengunjung

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store