:
:
News
Ridwan Kamil Targetkan Pemprov Jabar Jadi Pusat Fashion Muslim Indonesia

gomuslim.co.id - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) bersama Shafira Corporation menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait green business atau bisnis berkelanjutan dengan memperhatikan keberlangsungan lingkungan, Sabtu (11/01/20). 

MoU ini mempunyai misi 'Fashion Industries and Sustainability' yang berisi kesepakatan tentang kontribusi industri mode terhadap lingkungan. Nantinya, Shafira Corporation siap mendukung berbagai program terkait lingkungan yang dicanangkan Pemprov Jabar.

Gubernur Jawa Barat, M Ridwan Kamil mengatakan pihaknya mendukung penuh perkembangan industri kreatif di Jabar, termasuk industri fesyen busana muslim. Pihaknya juga berkomitmen untuk mengembangkan ekonomi kreatif, salah satunya dengan menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Jabar Nomor 15 Tahun 2017 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif dan Perda Provinsi Jabar Nomor 10 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Kekayaan Intelektual.

Menurutnya, Jabar patut menjadi pusat fesyen muslim dunia karena memiliki penduduk mayoritas muslim. “Jabar cukup progresif dalam mengembangkan ekonomi kreatif. Kami terus berkomitmen untuk mengembangkan ekonomi kreatif. Kami bercita-cita Jawa Barat menjadi pusat fashion muslim di Indonesia, insya Allah dunia," ujarnya. 

Selain itu, pihaknya turut mendorong bisnis dengan konsep circular economy yakni konsep bisnis yang berpedoman pada prinsip mengurangi sampah dan memaksimalkan sumber daya yang sudah ada alias daur ulang.

 

Baca juga:

HUT ke-5, SZmanagement Selenggarakan Hijab Syar'i Bulan Ini

 

Sementara itu, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jabar Atalia Ridwan Kamil, industri mode nasional tumbuh pesat dan menyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) terbesar kedua dari sub-sektor ekraf setelah kuliner. Khususnya pakaian muslim, kata Atalia, saat ini tren tersebut terus berkembang, termasuk dengan banyaknya perempuan Indonesia yang mengenakan hijab. "Hijab menjadi mode. Ini harus diapresiasi. Mode muslim juga menjadi sebuah syiar," katanya.

Untuk memajukan industri fashion muslim, Atalia mendorong para perancang mode untuk memberikan banyak pilihan desain bagi para muslim di Jabar, Indonesia, bahkan dunia, untuk mendukung ragam aktivitas muslim. "Bentuk, warna, dan desain perlu terus diracik. Dalam hal ini Shafira tidak lelah mensiarkan kebaikan dalam bidang mode," kata Atalia. 

Pendiri Shafira Corporation Feny Musfata mengatakan bahwa dengan MoU bersama Pemda Provinsi Jabar, pihaknya akan melakukan banyak gebrakan dengan spirit ‘Three Of Life’ dan ingin berkontribusi dalam mewujudkan Jabar Juara Lahir dan Batin.

“Kita ingin berkontribusi terhadap Jawa Barat, mendukung Jabar urusan pohon-pohonan, lingkungan, semoga mendukung pembangunan Jawa Barat yang berkelanjutan,” ucap Feny.

Adapun di usia menginjak 31 tahun, keuntungan bisnis Shafira diberdayakan untuk misi kemanusiaan, beasiswa, pembangunan rumah ibadah, dan berbagai aktivitas sosial lainnya. Shafira Corporation pun turut serta dalam pengembangan UMKM dengan mendukung program Pemda Provinsi Jabar yakni One Village One Company (OVOC) dan One Pesantren One Product (OPOP) (Mr/rep/jabarexpress)

 

Baca juga:

Busana Muslim Syar'i asal Batam Tampil di Ajang Amsterdam Modest Fashion Week 2019

Responsive image
Other Article
gomuslim
Get it on the play store