:
:
News
Ini Pesantren Khusus Disabilitas Pertama di Banyuwangi

gomuslim.co.id - Pondok Pesantren KH. Ahmad Dahlan menjadi pondok pesantren satu-satunya di Banyuwangi yang khusus menerima santri dan santriwati penyandang disabilitas. Pesantren yang berdiri sejak September 2019 ini didirikan oleh Pengurus Cabang Muhammadiyah Banyuwangi, Jawa Timur.

Pengasuh Pondok Pesantren KH. Ahmad Dahlan, Atfal Fadloli mengatakan para santrinya sebagian besar juga menempuh pendidikan formal di Sekolah Luar Biasa (SLB). Meski demikian, untuk santri yang tidak menempuh pendidikan formal, di pondok tersebut juga diberi materi pengetahuan umum.

"Nanti di sini juga ada Madrasah Luar Biasa, namun sedang proses perizinannya. Kalau ada bakal jadi sekolah madrasah pertama di Indonesia yang khusus disabilitas, semoga perizinannya dimudahkan," kata Aftal.

 

Baca juga:

Eco Pesantren Daarut Tauhid Jadi Contoh Aset Wakaf yang Edukatif

 

Menurut salah seorang pengasuh Pondok Pesantren disabilitas, Narmi, Pondok pesantren ini memang khusus menerima penyandang disabilitas mulai dari tunanetra, autis, down syndrome, mental retardasi, visual impairmentcerebral palsy ringan, tunadaksa, serta tunarungu dan tunawicara. Saat ini Pesantren mempunyai 14 santri dari berbagai golongan disabilitas. Santri yang mondok tidak hanya dari Kabupaten Banyuwangi, saja tapi juga datang dari sejumlah kota seperti  Surabaya, Jember, Suarabaya, Sidoarjo, Ponorogo. 

Ia menambahkan, selain pengetahuan umum dan pendidikan Agama Islam, para santri juga mendapatkan terapi perilaku. "Ada terapi, misal dia autis, ada terapi perilaku, bicara, terapi mau kontak mata, saling menatap agar bisa komunikasi dua arah, terapi kepatuhan dan lainnya," kata Narmi

Di pondok pesantren disabilitas, KH Ahmad  Dahlan ini, kata dia, ada dua metode pendidikan yang diberikan kepada para santri yaitu pendidikan formal dan pendidikan agama. Untuk pendidikan formal diberikan mulai pagi hingga siang hari, sedangkan pendidikan agama diajarkan mulai sore hingga malam hari.

 

Baca juga:

Gubernur Banten Dorong Penguatan Ekonomi Berbasis Pesantren

 

Aktivis sekaligus pendiri Komunitas Advokasi Disabilitas Aura Lentera, Indah Catur Cahyaningtyas mengatakan Pondok Pesantren khusus disabilitas ini merupakan yang pertama di Banyuwangi. "Setahuku pesantren yang menerima disabilitas masih ini. Jadi masih satu-satunya," kata Indah.

"Mulai tidur sampai tidur ada ilmunya, menampung anak berkebutuhan khusus yang belum sekolah. Tingkah laku, keterampilan, pengetahuan umum, agama, diperhatikan utuh di sini. Semoga urusan pendirian MI bisa dimudahkan," harapnya. (Mr/idntimes)

Responsive image
Other Article
Responsive image