:
:
News
Kemenag Banten Gelar Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional

gomuslim.co.id Demi meningkatkan kualitas ibadah haji masyarakat, Kanwil Kemenag Provinsi Banten bekerjasama dengan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar pelatihan Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional. Dengan pelatihan ini, para pembimbing haji diharapkan mampu menjalankan fungsinya dengan baik dan profesional.

Pelatihan Sertifikasi ini diikuti 105 peserta yang terdiri dari perwakilan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK), dan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

 

Baca juga:

Yogyakarta Jadi Pionir Program Manasik Haji Sepanjang Tahun

 

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Nizar mengatakan bahwa saat ini Kemenag sedang menggalakkan sertifikasi demi meningkatkan wawasan dan kompetensi pembimbing ibadah terkait penyelenggaraan haji. Bukan hanya aspek ibadah, tapi juga regulasi dan taklimatul haj yang terus berubah sesuai tantangan zaman.

“Undang undang No 8 Tahun 2019 mengatur, bahwa FKBIH bisa memberangkatkan 1 orang pembimbing ibadah haji apabila memenuhi persyaratan antara lain memiliki minimal 135 jemaah dan pembimbing ibadahnya haruslah sudah bersertifikasi,” ucap Nizar, Selasa (07/01/2020).

Menurutnya, sertifikasi ini sangat penting, karena menjadi syarat keiikutsertaan membimbing ibadah haji. Walau secara keilmuan mumpuni, kalau tidak mempunyai sertifikat pembimbing maka tidak bisa mendafatar. Kalau yang sudah punya sertifikat, kata dia, sudah pasti secara keilmuan bimbingan ibadah hajinya berkualitas karena tidak akan mendapatkan sertifikat kalau keilmuannya tidak bagus.

“Aspek formal untuk mendapatkan pengakuan yang profesional adalah sertifikasi. Tahun 2020, salah satu syarat menjadi TPIHI (Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia) harus punya sertifikat,” tambah Nizar. 

Kakanwil Kemenag Provinsi Banten A. Bazari berharap pelaksanaan sertifikasi tidak semata seremonial, tapi berdampak pada peningkatan profesionalitas pembimbing haji. Sertifikasi sendiri merupakan sarana dalam penyelenggaraan ibadah haji agar layanan bimbingan ibadah terus meningkat sehingga jemaah bisa beribadah dengan baik mengingat penyelenggaraan haji merupakan tanggung jawab bersama.

Sementara itu, Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Fauzul Iman berkomitmen dalam peningkatan kapasitas pembimbing ibadah di Banten. Dia mengaku bahwa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menjadi tumpuan penyelenggaraan sertifikasi di Banten. Agar tidak membosankan, proses sertifikasi akan dikemas lebih segar dan menyenangkan. (Mr/kemenag)

 

 

Baca juga:

Kemenag Upayakan Peningkatan Kualitas Manasik Haji Tahun 2020

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store