:
:
News
Dorong Peningkatan Kualitas Guru, Kemenag Siapkan 158 Madrasah Vokasi 

gomuslim.co.id – Kementerian Agama (Kemenag) sedang menggarap pengembangan program vokasi untuk madrasah. Setidaknya ada 158 madrasah vokasi yang sedang disiapkan. Program ini bertujuan untuk peningkatan kualitas guru di madrasah.

Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, A. Umar mengatakan, madrasah akan di alih fungsikan dengan nilai mumpuni dari segi fasilitas.

"Kita berusaha untuk mematangkan 158 madrasah vokasi. Kita kuatkan programnya, kita tingkatkan kualitas guru-gurunya, workshop-nya, magangnya, sehingga bisa menjadi lulusan yang bisa bertarung. Dengan apa? Dengan modal bahasa dan kompetensi yang bagus," kata Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah A. Umar dikutip dari siaran pers, Jumat (3/1/2020).

Menurutnya, madrasah saat ini sudah memiliki laboratorium yang cukup dan memadai agar menjadi Madrasah Aliyah Kejuruan Negeri (MAKN). "Di samping itu kita akan coba menggeser madrasah-madrasah reguler atau murni. Kita coba untuk menjadi madrasah keterampilan. Ini dalam rangka mengejar dunia kerja," ujar Umar.

Rancangan program ini ditargetkan Direktorat KSKK sudah berjalan pada tahun ajaran baru mendatang.

 

Baca juga:

Rapat Panitia Nasional UKMPPG: Angka Kelulusan Pendidikan Profesi Guru Madrasah Tertinggi

 

"Sekarang sedang kami persiapkan perangkat-perangkatnya. Diharapkan bulan Juli tahun 2020 sudah bisa running terutama di program bahasa dan teknologi. Madrasah yang berasrama wajib ditingkatkan penguasaan bahasanya. Tentu tidak bisa langsung semua, akan dilakukan uji coba dulu di beberapa madrasah untuk awalan,” terangnya.

Umar menjelaskan, pengembangan bahasa di madrasah selama ini lebih menekankan pada penguasaan bahasa Arab, bahasa Inggris, dan bahasa Mandarin. Program pengembangan ini berlaku untuk seluruh siswa madrasah, baik siswa Ibtidaiyah, Tsanawiyah, Aliyah ataupun Raudhatul Athfal.

Sebelumnya, Menteri Agama, Fachrul Razi meminta Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah untuk memperkuat program pengembangan bahasa dan teknologi. Salah satunya agar siswa madrasah dapat menguasai setidaknya satu bahasa asing saat lulus.

"Madrasah harus mencetak generasi unggul dan dapat bersaing di dunia luar. Anak madrasah harus bisa menangkap peluang kerja," kata Menag (hmz/kemenag)

 

Baca juga:

Siswa MAN 2 Probolinggo Raih Juara Dua Catur Pelajar Tingkat Nasional

Responsive image
Other Article
Responsive image