:
:
News
Tim Satgas Umrah Hentikan Operasional Tiga Travel Tak Berizin Asal Jawa Tengah

gomuslim.co.id - Tim satgas umrah yang terdiri dari unsur Kemenag Pusat dan Kanwil, PPATK, BPKN, Kemendag, Kepolisian Daerah, Dinas Pariwisata dan Satpol PP Jawa Tengah melakukan sidak di provinsi jawa tengah untuk melakukan pencegahan, pengawasan dan penanganan masalah ibadah umrah. Sidak ini dilakukan ke kantor travel umrah yang tidak mengantongi izin sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Hasilnya, ditemukan tiga travel yang tidak memiliki izin sebagai PPIU yaitu PT. ABI, PT. SS dan BNI. Tim Satgas Umrah meminta mereka menghentikan operasional sebagai penyelenggara umrah.

 

Baca juga:

Selain Sekretariat, #SaveTheirUmra juga Terapkan Syarat Ketentuan dan Jam Operasional

 

“Satgas telah menghentikan tiga travel umrah tak berizin. Ada dua yang baru memiliki izin sebagai Biro Perjalanan Wisata dari Pemerintah Daerah dan ada satu travel yang baru sebatas akte notaris. Dan ini tidak diperbolehkan menerima pendaftaran dan memberangkatkan jemaah umrah. Maka Satgas meminta mereka untuk menghentikan operasionalnya,” kata Ketua Tim Satgas, M. Ali Zakiyuddin melalui keterangan resmi yang diterima gomuslim, Sabtu (28/12/2019).

Lebih lanjut, Kasi Identifikasi dan Penanganan Masalah Ibadah Umrah Kemeterian Agama, Ali Machzumi menyebut guna memastikan kesungguhan ketiga travel tersebut, para pimpinan travel diminta membuat surat pernyataan bermaterai enam ribu. Pernyataan ini akan menjadi pegangan dan kontrol Satgas Umrah ke depan.

 

Baca juga:

Kejutan Akhir Tahun dari Umroh.com, Ada Diskon Rp 1 Juta


“Satgas meminta pimpinan travel-travel menuangkan janji dalam pernyataan untuk tidak akan mengoperasikan lagi perusahaan dalam penyelenggaraan umrah dan apabila tetap beroperasi bersedia diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dan untuk mengembalikan seluruh biaya perjalanan ibadah umrah yang sudah dibayarkan oleh jemaah yang belum diberangkatkan” ujar Ali.

Anggota Satgas Umrah dari unsur PPATK, Andre Maytadi menambahkan bahwa langkah Satgas Umrah ini sebagai langkah awal dan preventif. Diharapkan travel-travel ini mengikuti aturan yang ada. Dan apabila tidak diindahkan tentu harus diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (Mr/rls)

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store