:
:
News
Inilah Hijaber Pertama yang Tampil di Sampul Majalah Essence

gomuslim.co.id – Halima Aden berhasil mencatatkan sejarah menjadi wanita kulit hitam berhijab pertama yang menghiasi sampul majalah Essence. Model muslimah berdarah Somalia-Amerika ini mengenakan jilbab merah muda di sampul majalah.

"Ahhh !! Sampul pertama saya tahun 2020 dan untuk @essence !! Terima kasih banyak untuk semua orang yang bekerja tanpa lelah di sampul ke-50 yang bersejarah ini, saya sangat bersyukur menjadi wanita yang mengenakan jilbab hitam pertama yang ditampilkan di Essence!," tulis Halima di akun Twiter pribadinya.

Pihak Essence menyatakan bahwa ada beberapa momen dalam kehidupan model Halima Aden ketika dia memecahkan penghalang untuk menemukan jati dirinya. Model dan aktivis itu adalah ratu Muslim pertama di sekolah menengah, senator siswa Somalia pertama di kampus, dan hijaber pertama di berbagai sampul majalah mode, termasuk Allure dan British Vogue.

"Merayakan dekade baru, Aden menghiasi sampul edisi ESSENCE Januari / Februari 2020 sebagai bintang wanita kulit hitam pertama yang mengenakan jilbab," bunyi pernyataan itu seperti dilansir dari publikasi Daily Mail, Kamis, (26/12/2019).

 

Baca juga:

Puluhan Tenant Hingga Supermodel Hijab Asal Amerika Meriahkan Jakarta Halal Things 2019

 

Dalam Islam, jilbab merupakan kode berpakaian wajib, bukan simbol agama yang menunjukkan afiliasi seseorang. Di AS, Halima Aden mulai menjadi model pada Februari 2017, berbulan-bulan setelah berlaga di kompetisi Miss Minnesota dengan pakaian tradisional dan pakaian renangnya yang sederhana. Ia berhasil mencapai semifinal kontes kecantikan.

Sejak saat itu, muslimah muda ini telah berhasil masuk Max Mara, Alberta Ferretti, dan lini mode Kanye West, Yeezy. Di semua itu, dia mengenakan jilbab.

Model tersebut sebelumnya telah membuka tentang kenaikan ketenarannya dan mengatakan bahwa dia "tidak pernah berharap" untuk menempa karir di industri fashion.

“Saat tumbuh dewasa, saya tahu bagaimana rasanya tidak memiliki perwakilan. Ketika saya mengatakan representasi, maksud saya adalah orang-orang yang menyerupai Anda atau seseorang yang dapat Anda hubungkan atau seseorang yang bahkan berpakaian seperti Anda,” kata Aden kepada majalah i-D pada tahun 2017.

Ia menyebut, jika dirinya bisa memberikan kesempatan itu kepada seorang gadis, di mana dia bisa membolak-balik majalah dan melihat seseorang berpakaian seperti dia, atau seseorang yang mirip dengannya atau memiliki latar belakang yang sama.

“Aku pikir itu penting. Saya keluar di depan umum dan menunjukkan agama saya, keyakinan saya, menjadi berbeda dengan stereotip itu - saya pikir itu telah membuka banyak mata orang," ungkapnya. (jms/dailymail/aboutislam)

 

 

Baca juga:

Kerap Dibully, Model Hijab Dunia Halima Aden: Hijabku Tak Akan Ku Lepas

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store