:
:
News
Kemenko Perekonomian Siapkan Sertifikasi Halal bagi Pelaku Usaha Mikro

gomuslim.co.id – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, melalui Kepala Subbidang Persaingan Usaha Kemenko Perekonomian RI, M. Amin Nurhakim mengatakan bahwa pemerintah kini telah mempersiapkan sertifikat halal gratis bagi Usaha Mikro Kecil (UMK). Hal tersebut disampaikan dalam kunjungannya ke Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) di Global Halal Centre, Bogor.

Kunjungan ini bertujuan untuk mendiskusikan implementasi Undang-undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (UU JPH) terhadap Usaha Mikro Kecil (UMK).

“Sertifikat halal gratis untuk UMK menjadi salah satu prioritas utama kami saat ini. Gratis dalam hal ini berarti biaya sertifikasi semua dibebankan kepada pemerintah. Karena itu, kami sedang mencari formula yang tepat,” ujar Amin Nurhakim.

 

Baca juga:

IHW: BPJPH Tak Siap Lakukan Sertifikasi Produk Halal

 

Sementara itu, Wakil Direktur LPPOM MUI, Ir. Sumunar Jati menyambut baik program pemerintah melalui Kemenko Perekonomian tersebut. Sebagai Lembaga Pemeriksa Halal (LPH), LPPOM MUI sudah siap menjalankan amanat UU JPH. 

“Ada berbagai faktor yang mendukung kesiapan LPPOM MUI. Faktor pendukung LPPOM MUI Siap antara lain akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN), Emirates Emirate Authority for Standardization and Metrology (ESMA), aplikasi sertifikasi halal online Cerol-SS23000, lab halal terakreditasi, dukungan lebih dari 1.000 auditor halal,” jelas Sumunar Jati.

Selain itu, faktor lainnya juga, lanjut Sumunar Jati, LPPOM MUI sebagai pemilik skema dan standar halal HAS23000, pioneer implementasi Sistem Jaminan Halal (SJH) dan dukungan 38 kantor cabang yang ada di Indonesia dan beberapa negara.

Dalam proses sertifikasi halal, LPPOM MUI tetap memegang tiga prinsip sertifikasi halal, yakni autentifikasi, traceability, dan halal assurance system. 

“Ada pun dalam proses menentukan autentifikasi dan tracebility, ada proses audit on side. Auditor langsung mengaudit ke lapangan, mengecek apakah proses dan bahan yang digunakan sesuai dengan yang di-submit,” jelas Sumunar Jati.

Dalam kesempatan ini, perwakilan Kemenko Perekonomian juga mengunjungi Lab Halal LPPOM MUI untuk mengetahui proses pengujian halal. Selain itu, LSP LPPOM MUI juga tidak luput dari kunjungan rombongan untuk menanyakan kesiapan LSP LPPOM MUI dalam melakukan akreditasi terhadap penyelia dan auditor halal. Kepala LSP LPPOM MUI, Ir. Nur Wahid, M.Si., menegaskan bahwa lembaganya siap melakukan akreditasi untuk kedua ruang lingkup tersebut. (nov/halalmui)

 

 

Baca juga:

Ini Daftar 44 Lembaga Sertifikasi Halal dari 26 Negara Dunia yang Disetujui LPPOM MUI

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store