:
:
News
Wanita Asal Pakistan Temukan Kembali Islam Usai Pindah ke Cambridge

gomuslim.co.id - Frehya Ashraf wanita berusia 20 tahun asal Sargodha, di Pakistan tidak mulai mengikuti ajaran Islam sampai ia pindah ke Inggris, sepuluh tahun yang lalu. Setelah pindah ke Cambridge tahun ini, komunitas yang dia temukan di sini telah mengilhaminya untuk melihat kembali kepercayaan yang dia terima begitu saja di Pakistan.

"Ketika saya tumbuh dewasa saya tidak benar-benar masuk Islam, tapi sekarang perasaan yang saya miliki sangat berbeda. Sekarang saya membaca buku-buku, saya pergi ke masjid. Saya merasa saya datang ke jalan yang benar" jelasnya dikutip dari cambridgeshirelive, Jumat, (5/12/2019).

Ia sekarang berada pada masa jeda, sebelum kuliah di Queen Mary University of London untuk belajar sains dan teknik. Ia memanfaatkan waktu tersebut untuk menumbuhkan kembali keyakinannya.

 

Baca juga :

Muslim Norwegia Bagikan 10.000 Alquran sebagai Aksi Protes SIAN

 

Frehya mengungkapkan tinggal bersama sepupunya dan keluarga yang lebih luas di sini telah membuka pikirannya untuk kemungkinan lain.

"Mereka mengajari saya hal-hal yang tidak saya ketahui sebelumnya," katanya. "Perasaan yang saya miliki terhadap agama saya berbeda." tambahnya.

Di luar tempat tinggalnya, komunitas Muslim Cambridge telah membuatnya merasa sangat disambut sehingga ia merasa terinspirasi untuk terlibat lebih dalam.

"Saya sangat tersentuh, Saya ingin ini menjadi budaya saya. Saya belum pernah mengalami itu sebelumnya” ujarnya.

Pengalamannya di Manchester, tempat ia tinggal sampai pindah ke Cambridge tahun ini, jauh berbeda dengan pengalamannya di sini, karena ia mengalami rasisme di sana dia mengalami rasisme bahkan dari komunitas Asia di mana dia menjadi bagiannya.

"Mereka akan mengatakan hal-hal seperti ‘masih anak baru' dan penghinaan lainnya, dan aksen saya adalah salah satu alasan saya diintimidasi di sekolah. Saya senang pindah ke sini dan melihat budaya yang berbeda tetapi kenyataannya sulit” jelasnya.

“Bagi orang tua saya, komentar ini normal. Mereka memberitahu kita untuk mengabaikan mereka dan berpura-pura itu tidak terjadi,” tutupnya. (waf/ cambridgeshirelive)


Baca juga :

Presiden Turki Erdogan Resmikan Pembukaan Eco Masjid Pertama di Eropa

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store