:
:
News
Inilah Alasan Banyak Orang Amerika Latin Masuk Islam

gomuslim.co.id – Masyarakat Amerika Latin menjelaskan alasan mereka tertarik kepada Islam. Beberapa diantaranya karena mereka merasa ada pengabdian yang intens kepada Tuhan, kesederhanaan dalam iman dan menemukan fokus pada komunitas.  

Salah seorang mualaf Latin, Luis Lopez Luis Lopez masih ingat saat-saat gugup ketika dia berjalan ke aula doa yang padat di Union City bersama putranya sebelum mengambil syahadat. Ketika itu, Lopez masih terbata-bata mengucapkan dua kalimat syahadat sebagai tanda masuk Islam.

"Tidak ada Tuhan selain Allah, dan Muhammad adalah utusan Allah," ujarnya bersama sang anak di masjid yang berlokasi di sebuah bangunan batu bata berbentuk kolom yang pernah menjadi pusat komunitas Kuba seperti dilansir dari publikasi USA Today, Rabu (04/12/2019).

Ayah 41 tahun itu mengatakan pertobatan dan pelukan kongregasi empat bulan lalu telah membawa perasaan damai dan pengakuan tentang seberapa jauh ia datang dari kehidupan yang hampir berakhir 22 tahun lalu dalam kekerasan geng.

Lopez, yang pindah ke AS dari Puerto Riko sebagai seorang anak, mengatakan dua peristiwa mendorongnya untuk mengubah hidupnya: penikaman yang berkaitan dengan geng pada tahun 1997 dan kelahiran putranya setahun kemudian.

Atas desakan teman-temannya, ia mengunjungi sebuah masjid dan mulai membaca tentang agama. "Mereka memberi tahu saya, 'Datanglah ke masjid, Anda akan merasa disambut,'" kata seorang sopir truk dan mantan petinju profesional dari North Bergen ini.

Dengan bertobat, Lopez dan putranya yang berusia 21 tahun bergabung dengan segmen populasi Latin yang terus berkembang meninggalkan agama Kristen demi Islam.

Menurut laporan tahunan tentang ‘Poll American Muslim Poll: Predicting and Preventing Islamophobia ’, hanya 1% Muslim yang diidentifikasi sebagai Hispanik pada tahun 2009. Pada tahun 2018, ia berkembang menjadi 7%.

Menurut sebuah studi Journal of Race, Ethnicity, dan Religion on Muslim Latinos di AS, banyak orang Amerika Latin masuk Islam karena alasan yang sama yaitu keinginan untuk memiliki pengalaman lebih langsung dan pribadi dengan Tuhan.

 

Baca juga:

Buku Baru Ini Rilis Demografi Baru tentang Komunitas Muslim Latin yang Tumbuh di AS

 

Faktanya, kebanyakan orang Amerika Latin yang memeluk Islam adalah wanita asal Meksiko atau Puerto Rico yang membenarkan pertobatan mereka sebagai kembalinya identitas Muslim pra-Hispanik dan pra-Katolik.

Penjangkauan ke orang-orang Latin

Komunitas Muslim Latin telah menemukan rumah di daerah perkotaan seperti New York City, Miami, Chicago, Los Angeles, dan Houston.

Banyak kelompok Muslim Latino melihat Islam sebagai bagian dari warisan mereka. Mereka mengatakan kembali ke akar mereka karena hampir 800 tahun pemerintahan Moor Spanyol yang meninggalkan pengaruh Islam pada bahasa dan budaya Hispanik.

Harold Morales, associate professor filsafat dan studi agama di Morgan State University di Baltimore, Maryland mengatakan bahwa orang Latin tidak memilih untuk meninggalkan budaya Latin atau merangkul marginalisasi. “Kami memilih untuk merangkul sesuatu yang sudah ada di sana," katanya.  

Morales menulis buku 2018, "Latin dan Muslim di Amerika: Ras, Agama, dan Pembuatan Minoritas Baru."

Di Pusat Pendidikan Islam Hudson Utara, tempat Lopez berdoa, jumlah orang Latin yang bertobat telah meningkat secara signifikan.

"Visi kami adalah untuk berbagi ajaran Islam yang sebenarnya, pedoman Islam, dengan sebanyak mungkin orang [di yang kami bisa] di wilayah North Jersey Hudson. Itu adalah prioritas pertama kami dan kemudian melampaui [untuk menjangkau] sebanyak mungkin orang,” kata Mohammad Alhayek selaku imam masjid. (jms/usatoday/aboutislam)

 

Baca juga:

Komunitas Muslim Meksiko Bangun Tempat Tinggal untuk Buruh Migran di Kota Tijuana

 

 

Responsive image
Other Article
Responsive image