:
:
News
Kemenag Tunjuk 11 Lembaga Akreditasi Penyelenggara Umrah 

gomuslim.co.id – Sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan perjalanan umrah, Kementerian Agama (Kemenag) melimpahkan pelaksanaan akreditasi penyelenggaraan perjalanan umrah kepada lembaga yang profesional. Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar mengatakan, pihaknya telah menunjuk 11 lembaga yang nantinya berwenang mengakreditasi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Pelimpahan kewenangan ini dilakukan di Jakarta ditandai dengan penyerahan SK Penunjukan kepada masing-masing perwakilan Lembaga Akreditasi (LA) PPIU.

Sebanyak 11 lembaga akreditasi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) tersebut antara lain PT. Tirta Murni Sertifikasi, PT. Enhaii Mandiri 186, PT. Trifos International Sertifikasi, PT. Sucofindo, PT. TUV Nord Indonesia, PT. Intertek Utama Services, PT. Mutuagung Lestari, PT. Bureau Veritas Indonesia, PT. Bhakti Mandiri Wisata Indonesia, PT. Chesna, dan PT. Inti Multima Sertifikasi.

 

Baca juga:

Halalbener, Aplikasi yang Permudah Muslim Pilih Paket Umrah Sesuai Keinginan

 

“Penunjukan lembaga akreditasi ini merupakan amanat peraturan perundangan. Tugas lembaga akreditasi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah ini akan mulai efektif per 1 Januari 2020," ujar Nizar.

Sisa waktu yang ada, terang Nizar, harus dimanfaatkan mereka untuk mempersiapkan diri. Kemenag juga akan segera mensosialisasikan kewenangan lembaga akreditasi ini kepada masyarakat dan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Nizar meminta lembaga akreditasi yang ditunjukkan agar bekerja secara profesional dan amanah. “Kinerja lembaga akreditasi akan terkait langsung dengan kredibilitas PPIU di mata masyarakat," terangnya.

Karena sudah ada pelimpahan kewenangan, lanjut Nizar, ke depan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah bertugas memantau pelaksanaan akreditasi oleh lembaga akreditasi PPIU. Pihaknya juga terus melakukan pembinaan kepada PPIU agar kualitas penyelenggaraan umrah terus meningkat.

Sementara, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus M. Arfi Hatim menambahkan, penunjukan lembaga akreditasi PPIU merupakan peristiwa bersejarah karena baru kali pertama dilakukan. Selama ini, proses pembinaan dan akreditasi dilakukan oleh internal Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah.

Lebih lanjut, katanya, proses akreditasi akan dilakukan oleh lembaga profesional dan diharapkan akan berdampak pada peningkatan kualitas PPIU.

“Penunjukan lembaga akreditasi PPIU ini juga merupakan puncak dari serangkaian upaya Kemenag untuk memperbaiki layanan PPIU sejak Mei 2018 atau setelah terbitnya PMA 8 Tahun 2018 yang mengamanatkan penunjukan pihak ketiga ini,” ujar Arfi.

"Minggu ini juga kita akan undang PPIU yang harus melakukan akreditasi pada tahun depan agar mereka tahu dan bisa mempersiapkan diri," sambung Arfi. (nov/okezone/kemenag)

 

 

Baca juga:

Inspiratif ! Sosok di Balik Suksesnya Maktour Travel Haji dan Umroh

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store