:
:
News
Astronot Muslim UEA Ingin Lanjutkan Misi Luar Angkasa

gomuslim.co.id - Astronot Muslim pertama Uni Emirat Arab (UEA), Hazzaa AlMansoori berharap Pusat Antariksa Mohammed bin Rashid (MBRSC) kembali mengirim dua atau tiga misi ruang angkasa selanjutnya.

Mantan pilot militer yang baru-baru ini menjadi orang Arab pertama di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), bersikeras bahwa ia telah memastikan program itu berkelanjutan dan penerbangan bersejarahnya tidak akan hanya sekali.

Hazzaa dan astronot cadangan Sultan AlNeyadi berpidato di konferensi pers pasca misi pertama mereka di Dubai pada Selasa, (12/11/2019). Pada kesempatan tersebut keduanya mengungkapkan bahwa mereka akan segera melakukan tur UEA dan GCC.

"Saya mengubah karir saya sebagai pilot dan sebelum bergabung dengan program (astronot), saya bertanya apakah itu berkelanjutan karena sulit untuk kembali. Saya diberi tahu bahwa saya akan melakukan dua atau tiga misi tergantung pada kesehatan saya," kata Pilot F-16 termuda di UAE ini seperti dilansir dari publikasi Khaleej Times, Rabu, (13/11/2019).

Kepala Program Astronot UEA, Salem Al Marri mengatakan bahwa pihaknya melihat berbagai mitra untuk penerbangan luar angkasa manusia berikutnya. Saat ini, hanya pesawat ruang angkasa Soyuz Rusia yang dapat mengirim manusia ke ISS.

 

Baca juga:

MBRSC Rilis Video Perjalanan Astronot Muslim UEA di Stasiun Luar Angkasa

 

Dengan misi ruang awak komersial NASA dan penerbangan ruang angkasa Boeing semakin mendekati kenyataan, Al Marri mengatakan pihaknya memiliki lebih banyak opsi membantu program mereka.

"Memiliki lebih banyak pilihan untuk pergi ke luar angkasa merupakan hal yang baik. Jika kita melihat tiga tahun lalu, ketika kita mulai melihat mengirim astronot, hanya ada pilihan Soyuz. Saya selalu mengatakan bahwa saya mencintai mitra Rusia, teknologi mereka, dan mereka adalah orang-orang hebat dan mitra bagi kami,” tuturnya.

Menurutnya, dengan memiliki lebih banyak pilihan artinya UEA juga memiliki lebih banyak peluang untuk mengirim orang ke ISS dan mengambil keuntungan dari kursi ini.

"Kami sedang melihat Boeing, SpaceX dan ini akan mulai menjadi sukses pada tahun 2020 dan kami memperhatikan hal itu dan pada Rusia," ungkapnya. (jms/khaleejtimes)

 

 

Baca juga:

Astronot Hazzaa Berhasil Mendarat di Bumi, Warga UEA Bersukacita

Responsive image
Other Article
Responsive image