:
:
News
Pemkot Depok Rancang Program One Village One Qori and One Village One Hafidz

gomuslim.co.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok rencanakan program satu kampung satu qori dan satu kampung satu hafidz. Hal ini dilakukan sebagai asset Kota Depok dan mengurangi kendala dalam mencari qori untuk perwakilan MTQ.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris menuturkan dengan begitu masing-masing kecamatan dan kota tidak terlalu repot ketika harus mengutus qori maupun hafidz ke tingkat yang lebih tinggi lagi.

"Kami ingin memiliki sebuah program yang mungkin bisa disebut one village one qori and one village one hafidz, atau satu kampung satu qori dan satu kampung satu hafidz," ungkapnya saat acara pembukaan MTQ XX Tingkat Kota Depok, Sabtu, (02/11/2019).

Selain itu, dia juga menegaskan masih mendapatkan keluhan bahwa masih ada kecamatan yang kesulitan untuk mencari qori yang bisa diutus untuk MTQ Tingkat Kota Depok. Dia berharap, mudah-mudahan tidak ada lagi keluhan itu dengan perhatian Pemkot Depok terhadap pembinaan yang dilakukan oleh LPTQ dari tingkat kota hingga kecamatan, bahkan dikampung-kampung bisa digelorakan program tersebut.

 

Baca juga:

Pemkab Bekasi Rencanakan Program Magrib Mengaji

 

"Mudah-mudahan ini bisa terealisasi, inilah inti dari penyelenggaraan MTQ jadi bukan sekedar seremonial untuk mencari dan melombakan bidang-bidang tertentu, tetapi jadikan mereka sebagai asset Kota Depok dan berikan perhatian kepada mereka," jelasnya.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna berharap ada peningkatan-peningkatan usai acara MTQ ini digelar. Ia memberikan kesempatan kepada masing-masing wilayah untuk bisa melahirkan qori dan qoriah.

"Saya berharap di level yang lebih tinggi seperti di tingkat provinsi, qori Kota Depok dapat berprestasi. kami akan dorong terus terlebih harapannya kedepan ada sekolah khusus yang memang bisa melahirkan qori dan qoriah," harapnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Depok, H Asnawi mengungkapkan penyelenggaraan MTQ tingkat kota merupakan peristiwa keagamaan, kebudayaan, ekonomi dan sosial yang memiliki pesan-pesan peradaban luhur.

"Penyelenggaraan MTQ merupakan cara masyarakat menjaga keluhuran Al Quran sebagai wahyu Allah. MTQ juga merupakan bagian yang tak terpisahkan di dalam mengembangkan minat baca Al Quran," katanya. (waf/rep/dbs)

 

 

Baca juga:

Agar Dapat Dukungan Pemerintah, Kemenag Kota Depok Lakukan Validasi Data Ponpes

Responsive image
Other Article
Responsive image