:
:
News
Rumah Zakat Lengkapi Fasilitas Rumah Quran dengan Speaker Murottal

gomuslim.co.id – Rumah Zakat memfasilitasi Rumah Quran di Desa Berdaya Pedurungan, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, dengan speaker murottal Alquran. Hal ini dilakukan untuk memudahkan anak-anak dalam menghafalkan Alquran agar ingatan hafalan mereka kuat.

Fasilitator Desa Berdaya Pedurungan, Edi Setiono mengatakan, ke depannya setiap anak akan memperoleh Speaker Hafalan karena saat ini pengadaannya masih bertahap. Ia berharap dengan adanya speaker ini, anak-anak bisa memilih Qori yang paling mudah untuk ditiru.

“Selain itu juga bisa untuk murojaah menambah, mengulang dan menguatkan hafalan surat-surat yang ada dalam Alquran,” ujarnya.

Edi menambahkan, speaker murottal ini juga berfungsi ganda, di mana anak-anak yang sebelumnya melekat sekali dengan gadget, bisa beralih ke speaker. Sehingga aktivitas anak-anak lebih banyak dihabiskan waktunya untuk mendengarkan hafalan.

“Semoga fasilitas yang satu ini bisa semakin menguatkan program Rumah Quran di Desa Berdaya Pedurungan,” imbuhnya.

Fadhil salah satu anak kelas 3 SD mengaku senang dengan adanya speaker murottal ini, “Saya yang mau pake speakernya duluan, mau murojaah surat Al-Qoriah,” tuturnya.

 

Baca juga:

PPPA Daqu-Paytren Percepat Realisasi Program 1000 Rumah Quran di Lombok

 

Untuk diketahui, Rumah Quran merupakan salah satu program unggulan dari Rumah Zakat. Program ini digalakkan dengan tujuan meng-Qurankan masyarakat dan memasyarakatkan Alquran.

Misi dari program Rumah Quran ini yaitu memberantas buta huruf Alquran sampai bisa menghafal Alquran. Selain itu, untuk memperdalam Alquran dengan tadabbur ayat sehingga mampu mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Program ini diminati dari kalangan anak-anak hingga orang tua khususnya yang buta huruf Alquran. Terdapat 3 ‘Rumah Quran’ di desa semingkir, yang tersebar di RT 01 dan RT 02 RW 01 yang masing-masing diampu oleh Ustaz Sucipto dan Ustazah Tarini.

Pokok pembelajaran Rumah Quran semingkir, lebih dititik beratkan pada baca tulis Alquran, sehingga banyak diminati oleh anak-anak dari usia 5 tahun sampai 15 tahun. Kegiatan ini berjalan sehabis salat maghrib setiap hari kecuali malam jumat libur. (jms/rz)

 

Baca juga:

Gandeng Askar Kauny, YBM BRI Bangun Rumah Quran Darurat untuk Korban Gempa Lombok

 

 

Responsive image
Other Article
gomuslim
Get it on the play store