:
:
News
Pemerintah UEA Buka Lebih dari 20.000 Peluang Pekerjaan Baru

gomuslim.co.id - Warga negara Uni Emirat Arab (UEA) akan diberikan prioritas ketika melamar pekerjaan di 160 posisi sektor swasta Lebih dari 20.000 pekerjaan baru datang untuk Emirat, kata Sheikh Mohammed

Sheikh Mohammed mengatakan bahwa mereka yang terlambat mencapai tingkat Emiratisasi akan berkewajiban untuk berkontribusi secara finansial pada upaya pemerintah.

Lebih dari 20.000 peluang kerja akan diciptakan untuk warga negara UEA di berbagai sektor, Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Wakil Presiden dan Perdana Menteri UEA dan Penguasa Dubai.

Sheikh Mohammed mengatakan posisi akan dibuat dalam sektor penerbangan, telekomunikasi, perbankan, asuransi dan real estat selama tiga tahun ke depan.

Dalam dorongan besar Emiratisasi, dia mengatakan warga negara UEA akan diberikan prioritas ketika melamar pekerjaan di 160 profesi di semua pemerintahan, semi-pemerintah, perusahaan federal dan lokal dan perusahaan sektor swasta, sementara posisi 'manajerial' di lembaga-lembaga pemerintah akan terbatas pada Emirat.

 

Baca juga:

UEA Siap Bangun 1.000 Sumur di Negara-Negara Kekurangan Air Bersih

 

Setiap tahun, 8.000 lulusan akan dapat memperoleh pengalaman di pemerintah, semi-pemerintah dan perusahaan swasta, dengan 40% dari gaji bulanan AED10.000 ($ 2.700) mereka akan disubsidi oleh negara, menurut kantor berita WAM.

"Hari ini kami telah memutuskan untuk menciptakan 20.000 pekerjaan di sektor perbankan, penerbangan, telekomunikasi, asuransi, dan real estat dalam tiga tahun. Kami telah menyetujui AED300 juta untuk melatih 18.000 warga,” kata Sheikh.

Sheikh Mohammed menambahkan bahwa pihaknya juga menyetujui amandemen hukum untuk menyamakan warga di sektor swasta dengan pemerintah, terutama dalam perhitungan pensiun dan aneksasi layanan.

Selain itu, Sheikh Mohammed mengatakan bahwa mereka yang terlambat mencapai tingkat Emiratisasi akan berkewajiban untuk berkontribusi secara finansial pada upaya pemerintah.

“Kami akan menghasilkan indeks penyelesaian tahunan. Kami akan menghormati tokoh ekonomi yang mendukung file Emiratisasi dan memberi mereka insentif pemerintah yang luar biasa,” tambahnya.

Prioritas berikutnya, kata Sheikh Mohammed, adalah ekonomi.

"Kami sedang mengerjakan visi baru untuk rencana pembangunan ekonomi nasional. Kami akan mengedepankan serangkaian ide, program, dan undang-undang yang merangsang ekonomi segera,” pungkasnya. (fau/arabianbusiness/dbs)

 

Baca juga:

Wow, UEA Punya Karyawan Robot Ritel Pertama

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store