:
:
News
UU Pesantren Terbit, Kemenag Usul Pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren

gomuslim.co.id – Kementerian Agama (Kemenag) mengusulkan pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren setelah terbitnya Undang-Undang Pesantren. Adanya UU ini, urusan pesantren di Kemenag bakal lebih strategis.

Dirjen Pendidikan Islam (Pendis), Kamaruddin Amin mengatakan, saat ini urusan pesantren di Kemenag bergabung di dalam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis). Namun, bidang kerja Ditjen Pendis Kemenag saat ini sangat luas. 

“Kami menangani dari jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, menengah, pendidikan tinggi, hingga pesantren. Maka itu, apabila Pesantren masuk di Kemenag, saya rasa akan jauh lebih strategis. Usulannya sudah kami masukkan ke Kementerian PAN-RB,’’ katanya di kantor Kemenag pada Jumat (27/9/2019).

Kamaruddin menjelaskan Kemenag mengusulkan Ditjen Pendis dipecah menjadi tiga. Yakni Direktorat Jenderal Madrasah, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Keagamaan, dan Direktorat Jenderal Pesantren.

 

Baca juga:

Kemenag Siap Helat Kompetisi Robotik Madrasah V di Surabaya

 

Ia berharap pada masa kabinet berikutnya, diharapkan pemecahan tersebut bisa diwujudkan. Sehingga, katanya, nanti ada direktorat jenderal khusus yang membidangi urusan pesantren. Upaya pemerintah untuk memfasilitasi pesantren di seluruh Indonesia bisa lebih maksimal.

“Catatan Kemenag menyebutkan, saat ini jumlah pesantren mencapai 27 ribu unit lebih. Dengan jumlah santri mencapai 3,6 juta jiwa,” terangnya.

Kamaruddin menegaskan dengan adanya UU tentang Pesantren tersebut, bukan berarti pemerintah mengintervensi kemandirian pesantren. Termasuk untuk urusan kurikulum, tetapi berjalan seperti biasanya. Menurutnya melalui UU tentang Pesantren itu, pemerintah berupaya memfasilitasi dan mengakui keberadaan pesantren.

Selain itu dengan adanya UU tersebut, pesantren bisa mendapatkan kucuran dana dari pemda. Selama ini kucuran dana dari pemda cukup sulit, karena pesantren berada di bawah Kemenag atau terpusat. (hmz/rls/kemenag)

 

Baca juga:

RUU Pesantren Kini Sah Jadi Undang-Undang

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store