:
:
News
Gelar FGD, KNKS Catat Masukan dari Media Syariah dan Fesyen Muslim Indonesia

gomuslim.co.id – Komite Keuangan Nasional Keuangan Syariah (KNKS) menggelar forum group discussion (FGD) awal terkait penilaian perkembangan media syariah dan fesyen muslim di Indonesia, Rabu (25/09/2019).

FGD awal ini bertujuan untuk mendapatkan informasi dari para stakeholder terkait sejarah, masalah, potensi dari media syariah dan fesyen muslim. FGD yang berlangsung di Hotel Sheraton Bandung ini diharapkan bisa mencatat masukan-masukan dan juga mampu memberikan arahan terhadap dua hal yang dijadikan isu pokok tersebut.

“Diskusi ini bertujuan untuk mengumpulkan data, pandangan dari para stakeholder terkait penilaian perkembangan media syariah dan fesyen muslim. Kita berdiskusi Bersama disini untuk ekonomi Syariah Indonesia,” ujar Sutan Emir Hidayat selaku Direktur Pendidikan dan Riset Keuangan Syariah saat membuka FGD.

Sutan Emir mengatakan bahwa saat ini KNKS diberi mandat tidak hanya pada bidang keuangan Ssyariah, melainkan ke bidang yang lebih luas yakni ekonomi syariah. “Saat ini, kami diberi mandat langsung oleh pemerintah untuk juga mengurus yang lebih luas yakni ekonomi syariah,” terang Sutan Emir terkait perluasan tugas KNKS.

 

Baca juga:

Catat, Begini Anjuran Investasi dalam Islam

 

Turut hadir dalam diskusi ini, perwakilan dari pelaku industri fesyen muslim, media syariah serta dari pihak pemerintahan. Tercatat beberapa perwakilan pelaku industri fesyen muslim dan media syariah  yang menghadiri yakni Fatih Indonesia, Umama Scraf, Savine Kaaba, Hijup, Radio KLCBS, PT Mau Ngaji Indonesia,The Litle Giant dan gomuslim.co.id. Sementara itu, dari pemerintahan hadir Pemda Jabar, Dinas Pariwisata Jabar, Deputi Bidang Ekonomi Bappenas dan liannya.

KNKS juga akan kembali menggelar diskusi kedua. Tujuannya adalah untuk mengkonfirmasi indikator yang dipilih oleh KNKS. Kemudian dari hasil tersebut akan dibuat laporan besar keuangan Syariah kepada pemerintah.

“Dari masukan hasil diskusi dan pengisian kuesioner tadi kami akan kembali lagi dengan indikator-indikator yang menjadi pilihan kita (KNKS). Kemudian akan mengkonfirmasi kembali apakah benar indikator-indikator yang kami masukan itu adalah indikator yang baik untuk mengukur penilaian fesyen muslim dan media syariah di FGD selanjutnya,” jelasnya.

Ke depannya, terkait hasil keseluruhan diskusi, KNKS akan membuat sebuah laporan besar mengenai ekonomi syariah.

“Kemudian kita (KNKS) akan gabungkan semua hasil diskusi kita terkait media syariah, fesyen muslim, makanan halal, wisata halal dan lainnya kedalam sebuah laporan yang disebut dengan laporan ekonomi syariah 2020. Untuk laporan ini Insyaallah akan jadi program kami,” tutup Sutan Emir.

 

Baca juga:

Ini Akad-akad Dalam Investasi Syariah

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store