:
:
News
Axa Mandiri Syariah Salurkan Dana Surplus 876 Juta Untuk Dana Sosial

gomuslim.co.id – Axa Mandiri Financial Service (AXA Mandiri) Syariah menyalurkan 876 Juta Rupiah melalui Badan Amil Zakat Nasonal (Baznas) untuk digunakan sebagai dana sosial. Dana tersebut merupakan wujud komitmen Axa Mandiri Syariah dalam menjalankan amanah para pemegang polis asuransi syariah dengan menyerahkan surplus underwriting atau yang di sebut Dana Tabarru.

Director of Sales AXA Mandiri, Henky Oktavianus mengatakan, dana surplus underwriting adalah selisih antara pendapatan dan pengeluaran Dana 'Tabarru’ untuk tahun berjalan sebagaimana ditetapkan dalam Polis. Biasanya selisih dari kontribusi para peserta asuransi syariah ke dalam Dana 'Tabarru' ini didapatkan setelah dikurangi pembayaran santunan atau klaim kontribusi asuransi dan penyisihan teknis dalam satu periode tertentu.

“Kami bersyukur hingga saat ini masih dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyaluran sebagian dana surplus underwriting," ujar Henky dalam penyerahan dana di kantor MUI Pusat Jakarta Pusat, pada Selasa (24/9/2019).

Henky menambahkan, tahun ini sebagian dana surplus underwriting sebesar lebih dari Rp 876 juta, meningkat dari tahun 2018 yang sebesar Rp. 847 juta, disalurkan oleh Unit Syariah AXA Mandiri melalui BAZNAS kepada tiga lembaga pengelola zakat, infaq dan sadaqah yakni Islamic Dakwah Fund (IDF), Dompet Dhuafa dan Mandiri Amal Insani.

 

Baca juga:

Ini Sejarah Panjang Investasi Syariah di Indonesia

 

Menurutnya, dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan komplek pendidikan wirausaha khusus kaum dhuafa wanita yang berlokasi di Tangerang, pengadaan air bersih di beberapa wilayah di Indonesia dan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi para Dai yang kehilangan rumah akibat bencana Tsunami dan Likuifaksi di Palu, yang dapat dihuni oleh para dai hingga kondisi keuangan mereka kembali pulih. Pembangunan huntara ini bekerja sama dengan Islamic Dakwah Fund (IDF) yang berada di bawah naungan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Sementara itu, Ketua Umum MUI yang sekaligus Ketua Dewan Pembina IDF MUI, Prof. Dr. KH. Ma'ruf Amin yang turut hadir pada acara penyerahan surplus underwriting ini mengatakan, akan terus mensupport penuh upaya unit Axa Mandiri Syariah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyaluran dana surplus underwriting ini, yang tentunya akan dipergunakan dengan sebaik- baiknya demi kemaslahatan umat.

Sejak tahun 2012 Unit Syariah AXA Mandiri telah menyalurkan sebagian dana surplus underwriting kepada BAZNAS yang digunakan untuk pemenuhan kebutuhan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Program-program yang dijalankan di antaranya adalah bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi, kesehatan, dan kemanusiaan.

Kemudian menurut Ketua BAZNAS, Prof. Dr. Bambang Sudibyo MBA menyampaikan apresiasi atas komitmen Unit Syariah AXA Mandiri menyalurkan dana surplus underwriting melalui BAZNAS demi kemaslahatan umat.

“Kami sangat mengapresiasi dan terus mendukung komitmen AXA Mandiri untuk menghibahkan dana surplus underwriting demi kebaikan masyarakat luas. Kerja sama ini sangat Penting bagi upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program-program ketiga lembaga ini. Kami mengharapkan kerja sama yang baik dapat terjalin secara berkelanjutan agar dapat menjadi contoh bagi perusahaan sektor swasta lain untuk melakukan kegiatan positif yang serupa,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Chief of Sharia AXA Mandiri, Srikandi berharap dana yang salurkan  melalui BAZNAS kepada tiga lembaga pengelola dompet kemanusiaan tersebut, dapat memperluas jangkauan Unit Syariah AXA Mandiri dalam membantu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Indonesia, sejalan dengan tujuan perusahaan yakni Empower People to Live a Better Life.

Pada tahun 2018, Unit Syariah AXA Mandiri telah memberikan perlindungan asuransi syariah melalui lebih dari 58 ribu polis asuransi. Sedangkan dari sisi pendapatan kontribusi, di tahun 2018 Unit Syariah AXA Mandiri mencatatkan pendapatan kontribusi sebesar lebih dari Rp 464 miliar.

“Melalui jumlah polis asuransi yang tercatat sepanjang tahun 2018 lalu bukan hanya menjadi pencapaian bagi perusahaan, tetapi lebih dari itu. Hal ini berarti bahwa semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya perlindungan dan perencanaan keuangan masa depan,” tambah Srikandi.

Unit Syariah AXA Mandiri melalui berbagai macam produk asuransi Syariah, seperti Asuransi Mandiri Elite Plan Syariah dan Asuransi Mandiri Perlindungan Sejahtera Syariah telah memenuhi kebutuhan perlindungan yang tentunya bebas dari riba bagi keluarga muslim.

“Selain meningkatkan pelayanan dan pilihan perlindungan, kami juga terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya memiliki asuransi. Dengan demikian kami berharap bahwa semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya memiliki asuransi, maka akan lebih banyak keluarga Indonesia yang terlindungi”, tutup Srikandi. (hmz/gomuslim)

 

Baca juga:

Bank Muamalat-Takaful Keluarga Teken Kerjasama Pemasaran Asuransi Pendidikan Syariah

Responsive image
Other Article
Responsive image