:
:
News
Pemkot dan Kemenag Depok Galakan Maghrib Mengaji

gomuslim.co.id- Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Jawa Barat bersama Kementerian Agama (Kemenag) setempat mulai menggencarkan sosialisasi gerakan "Maghrib Mengaji". Hal ini dilakukan sebagai tidak lanjut dari surat edaran Pemkot Depok tentang "Magrib Mengaji" di tingkat kecamatan dan kelurahan. Surat edaran tersebut juga tindak lanjut dari program Provinsi Jabar yang telah diresmikan sebelumnya oleh Gubernur Ridwan Kamil.

"Kita sadari menjalankan 'Maghrib Mengaji' itu bukan perkara yang mudah di Depok. Sebab, kebanyakan anak-anak kita sekolah sampai sore, belum lagi ditambah dengan les. Meski begitu, kita juga terus berjuang dalam menghidupkan tradisi selepas shalat Maghrib tetap membaca Alquran dengan melibatkan semua pihak," ujar Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Depok, H. Asnawi baru-baru ini. 

Pihaknya juga mengajak organisasi, Lembaga Pendidikan Alquran yang secara bersama untuk menyosialisasikan dan menjalankan program 'Maghrib Mengaji'. "Di Depok ini ada 15 organisasi atau lembaga yang membawahi unit pendidikan yang berbasis Alquran," katanya.

 

Baca juga:

Menjaga Koneksi Kita dengan Alquran

 

Ia menyebutkan, program Maghrib Mengaji dapat dijadikan sebagai ajang pembentukan karakter, melalui pembiasaan sejak dini dengan membawa Alquran untuk datang ke masjid, mushala, majelis taklim mengaji Alquran. "Selepas itu, baru dilanjutkan dengan belajar mata pelajaran untuk esok harinya," katanya.

Ia menambahkan, saat ini masih menjadi PR (pekerjaan rumah) bersama dalam mendidik masyarakat untuk bisa membaca Alquran. Dengan adanya guru Taman Pendidikan Alquran (TPQ) dirasa sangat membantu tenaga pendidik di sekolah pada semua tingkatan. "Sebanyak 20 ribu dari 33 ribu lulusan SD tidak bisa membaca Alquran, belum yang lainnya. Data ini dari Dinas Pendidikan Kota Depok. Tentunya, kita sangat mendukung program ini dalam rangka mewujudkan kota religius di Depok," kata Asnawi.

Sementara itu, Kabag Kesra Bidang Keagamaan Kota Depok, Eka Firdaus mengapresiasi guru TPQ yang bekerja dengan penuh keikhlasan. Terlebih lagi, lanjutnya, dalam membantu mendidik masyarakat dalam membaca Alquran.

"Kita patut mengapresiasi peran guru TPQ dalam melahirkan generasi yang bisa membaca Alquran dan para hafidz. Diharapkan dengan program gerakan 'Maghrib Mengaji' di Depok yang sudah diedarkan melalui surat edaran dapat menciptakan generasi yang gemilang, generasi Qurani di masa mendatang," tutupnya. (nov/antara/rep/foto:sula dana)

 

Baca juga:

Mudahkan Kutip Ayat Alquran di Komputer, Kemenag Rilis Quran In Word

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store