:
:
News
Terbesar, Terminal 1 Bandara Internasional King Abdul Aziz Saudi Resmi Dibuka

gomuslim.co.id - Penjaga Dua Masjid Suci, Raja Salman Bin Abdul Aziz meresmikan Bandara Internasional King Abdulaziz baru (Terminal 1 KAIA) pada upacara yang diselenggarakan oleh Otoritas Umum Penerbangan Sipil (GACA). Pembukaan terminal baru bandara ini merupakan salah satu proyek infrastruktur terbesar yang dilakukan di Kerajaan.

Terminal 1 KAIA memiliki luas total 810.000 meter persegi dan kapasitas untuk menangani 30 juta penumpang per tahun. Ini akan dapat menampung hingga 70 pesawat secara bersamaan, termasuk jet superjumbo Airbus A380.

Terminal ini diperkirakan menjadi salah satu terminal bandara terbesar di dunia. Tujuan jangka panjangnya adalah untuk menangani lebih dari 80 juta penumpang per tahun pada 2035 mendatang untuk mengimbangi meningkatnya permintaan perjalanan udara dan rencana menarik lebih banyak wisatawan.

Raja Salman menyimak presentasi video tentang fitur utama bandara baru dan lainnya tentang penerbangan sipil di Kerajaan. Raja juga menyaksikan presentasi lain bertema ‘Masa Depan Dunia Baru’.

Pada kesempatan itu, Menteri Transportasi Saudi, Al-Amoudi mengatakan sektor penerbangan sipil di Kerajaan baru-baru ini mencapai lompatan kualitatif dan perkembangan kreatif. "Laporan Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA), ini telah berkontribusi 4,6 persen dari produk domestik bruto (PDB)," ujarnya seperti dilansir dari publikasi Saudi Gazzate, Rabu (25/09/2019).

Jumlah bandara domestik dan internasional di Kerajaan sendiri telah meningkat dua kali lipat menjadi 28 bandara. Hal ini mendorong peningkatan jumlah penumpang yang setelah dibatasi hanya 47 juta penumpang pada 2010, lalu mencapai 74 juta penumpang pada 2014 dan sekitar 100 juta penumpang pada 2018.

Menteri mengatakan terminal baru itu mencakup 220 konter untuk maskapai penerbangan, 128 konter paspor, 46 gerbang, terhubung ke 94 jembatan bergerak yang melayani 70 pesawat pada saat yang sama di samping parkir untuk lebih dari 21.600 mobil.

 

Baca juga:

Akselerator Saudi Hasilkan 20 Inovasi Teknologi

 

Sebelumnya, bandara baru melakukan soft opening pada Mei 2018 dengan pendaratan penerbangan domestik dari Al-Qurayyat. Pada 9 Agustus 2019, KAIA (Terminal 1) baru mulai mengoperasikan penerbangan internasional Saudi Arabian Airlines (Saudia) ke bandara Abu Dhabi, Bahrain dan Muscat, menjadikan total tujuan menjadi 24 kota.

Dari jumlah tersebut, tiga adalah tujuan internasional dan 21 adalah domestik. Tujuan kota tersebut diantaranya Qurayyat, AlUla, Ar'ar, Baha, Dawadmi, Tabuk, Al-Ahsa, Al-Wajh, Turaif, Qaissoumah, Yanbu, Sharourah, Taif, Bisha, Rafha, Al-Jouf, Wadi Al-Dawasir, Hail, Najran , Jazan dan Abha.

Lebih dari 26.000 insinyur dan pekerja dari 100 perusahaan berpacu dengan waktu untuk menyelesaikan tahap pertama proyek yang menelan biaya SR27 miliar ini.

Terletak 19 km di utara kota Jeddah, bandara ini dianggap sebagai pintu gerbang ikonik dan teknologi tinggi kelas dunia ke Dua Masjid Suci. KAIA menjadi salah satu pusat penerbangan terbesar di dunia dengan arsitektur Arab dan Islam yang cerdas, ramah lingkungan, dan unik.

Setelah menyelesaikan 24 tujuan domestik, jumlah penumpang diperkirakan akan mencapai 147.184 sementara barang bawaan akan berjumlah 50.746 di 1.158 penerbangan mingguan.

Proyek bandara mencakup hotel berlantai 3 yang memiliki 120 kamar, 81 area doa, sistem canggih untuk menangani bagasi penumpang dengan total panjang sabuk konveyor mencapai 34 km, area hijau seluas 18.000 meter persegi di dalam terminal. (jms/saudigazzate)

 

Baca juga:

72 Persen Penumpang Puas dengan Layanan di Bandara Saudi

 

 

Responsive image
Other Article
Responsive image