:
:
News
UEA Siap Bangun 1.000 Sumur di Negara-Negara Kekurangan Air Bersih

gomuslim.co.id - Sebuah organisasi yang berbasis di Dubai, bekerja sama dengan Emirates Red Crescent (ERC), berencana untuk membangun sekitar 1.000 sumur air selama lima tahun ke depan di daerah-daerah yang menderita kekurangan air.

Untuk memulai kampanye, Be Kind Initiative menyumbangkan 100 persen dari keuntungannya kepada ERC, Minggu (22/09/2019). Keuntungan tersebut nantinya untuk mendanai pembangunan 12 sumur air di tujuh negara, termasuk Sierra Leone, Niger, Togo, India, Pakistan, Tajikistan dan Kirgistan.

Be Kind Initiative adalah organisasi yang berada di belakang Zayed Water, merek air lokal yang terinspirasi oleh kehidupan Bapak Pendiri UEA, almarhum Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan.

Omar Abdulla Khalfan, Chief Kind Officer di Be Kind, mengatakan sumbangan sebesar Dh52.700 adalah yang pertama diberikan kepada ERC sejak Zayed Water diluncurkan lima bulan lalu.

"Tidak ada yang lebih penting bagi kehidupan di Bumi selain air. Saat ini, ada sekitar 2,4 miliar orang yang tidak dapat melakukan praktik sanitasi yang layak dan 663 juta yang tidak memiliki akses ke sumber air yang lebih baik. Tanpa kebutuhan dasar ini, kehidupan jutaan anak-anak beresiko," ujarnya seperti dilansir dari publikasi Khaleej Times, Senin (23/09/2019).

 

Baca juga:

Wow, UEA Punya Karyawan Robot Ritel Pertama

 

Khalfan mencatat bahwa setiap hari, lebih dari 800 anak meninggal karena penyakit yang disebabkan oleh air yang buruk dan kurangnya sanitasi dan kebersihan. Padahal penyakit tersebut dapat dicegah.

Satu dari 10 orang di dunia juga tidak memiliki akses ke air bersih. "Kami memiliki misi untuk mengubah ini dengan dukungan Anda," tambahnya.

Direktur ERC Mohammad Abdullah Al Haj Al Zarooni menambahkan menggali sumur air di daerah yang terkena dampak adalah batu loncatan menuju pembangunan. "Ketika orang mendapatkan akses air bersih, mereka lebih mampu mempraktikkan kebersihan dan sanitasi yang baik dan dapat menyirami tanaman, berternak untuk mendiversifikasi pendapatan mereka," katanya.

Al Zarooni mengatakan 12 sumur, yang masing-masing biayanya antara Dh4.000 dan Dh25.000 tergantung pada sumber air, akan siap pada awal tahun depan.

Samuel Kaikai, Atase Perdagangan dan Investasi di Kedutaan Besar Sierra Leone di Abu Dhabi, mengatakan bahwa sumur-sumur itu akan menguntungkan ratusan ribu orang di negara Afrika Barat. Inisiatif ini juga akan meningkatkan hubungan antara UEA dan Sierra Leone, terutama setelah kunjungan kerja Presiden Sierra Leone Julius Maada Bio ke negara itu pada bulan Agustus. (jms/khaleejtimes)

 

Baca juga:

Begini Cara Pemerintah UEA Jaga Harmoni Keberagamaan

Responsive image
Other Article
Responsive image