:
:
News
Tanpa Anggaran Pemerintah, Liga Santri Nusantara 2019 Tetap Akan Digelar

gomuslim.co.id – Kompetisi sepak bola antar pesantren atau Liga Santri Nusanatara (LSN) tahun ini akan dilaksanakan secara mandiri. Dengan demikian, penyelenggaraan kometisi yang sudah bergulir sejak 2015 ini tidak dibantu oleh biaya anggaran dari pemerintah. 

Hal ini disampaikan Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) KH Abdul Ghafar Rozin baru-baru ini. Kiai yang akrab disapa Gus Rozin ini menyebut bahwa LSN bukan hanya soal bola ataupun anggaran, tetapi bentuk komitmen kesantrian.

“Tahun 2019 taglinenya ‘Dari Pesantren untuk Sepakbola Indonesia’. Ini sudah memasuki tahun kelima, usia yang harus menapaki kematangan dalam penyelenggaraan sebuah kompetisi, bentuknya pelaksanaan harus sudah ada, agar kegiatan tersebut bisa berlanjut,” ujarnya.  

Pihaknya mengajak agar panitia nasional, daerah, koordinator region agar mampu menggali dana dengan melibatkan banyak pihak.

Ia bersyukur, meski tanpa anggaran pemerintah, ternyata semangat pesantren di berbagai provinsi masih tetap besar. Terbukti, jika tahun sebelumnya terdapat 32 region, tahun ini masih bisa menyisakan 28 region.  

“Kami tidak menyangka bahwa ada 28 region yang siap berkompetisi, mulanya paling hanya sekitar 10, 12, 16, 18 sebanyak-banyaknya,” katanya.

Selain itu, Gus Rozin juga mengajak kepada seluruh koordinator region dan panitia penyelenggara LSN 2019 baik di tingkat daerah maupun pusat, agar bisa memastikan para peserta kompetisi adalah benar-benar santri.

 

Baca juga:

Liga Santri Nusantara Tahun 2019 Segera Bergulir, Ini Tagline-nya

 

“Mekanismenya kita atur bersama dan kita patuhi bersama dimulai dengan definisi  siapa santri itu, itulah yang mereka yang ikut. Mungkin tidak seperti tahun-tahun kemarin, golnya tidak  berkualitas  nasional atau  internasional. Tapi yang terpenting adalah menggali  bakat-bakat dari  pesantren,” ungkapnya.

Menurut Gus Rozin, dalam kompetisi ini, kemenangan bukan satu-satunya tujuan. Namun yang lebih penting adalah proses penjaringan. “Tentu lebih lama dan capek, tapi hasilnya akan terlihat dalam jangka  panjang,” jelasnya. 

LSN 2019 akan diselenggarakan pada pertengahan September dan berakhir bulan November. Seri Nasional hingga final akan dilaksanakan di Bogor, Jawa Barat. LSN merupakan sarana silaturrahmi dan komunikasi antarpesantren di tingkat daerah hingga tingkat nasional yang dimulai sejak 2015. Waktu itu penyelenggara tunggal adalah Kementerian Olah Raga RI. Tahun berikutnya, Kemenpora melibatkan Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) dengan dibantu anggaran pemerintah. Tahun 2019 dilaksanakan RMINU secara mandiri. (jms/nuonline/foto:dinassalam)

 

 

Baca juga:

Dapat Rekomendasi ke Timnas, Liga Santri Nusantara Munculkan Pesepakbola Berkualitas 

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store