:
:
News
Pemerintah Bandung Siap Deklarasi Program Wisata Halal Muslim Friendly Tourism

gomuslim.co.id – Pemerintah Bandung merencanakan untuk melakukan pengembangan wisata halal; akan tetapi rencana baik tersebut menuai pro dan kontra di berbagai kalangan. Beberapa pihak menilai rencana tersebut terlalu gegabah, dan beberapa lainnya melihat adanya upaya peningkatan potensi wisata di Kota Bandung.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung Dewi Kaniasari menyatakan rencana pengembangan wisata halal tidak bermaksud untuk mengotak-kotakkan. Langkah ini justru sebagai upaya menarik minat wisatawan dari berbagai negara muslim untuk berkunjung ke Kota Bandung.

"Ini masih dibahas road map-nya, tapi yang pasti Bandung ini kota wisata. Tidak bermaksud mengotak-kotakkan," katanya. 

Menurutnya, pengembangan wisata halal bukan menjadi program khusus Pemkot Bandung. Justru hal tersebut merupakan kebijakan dari pemerintah pusat. Sementara itu, Pemprov Jabar juga sudah mengeluarkan pedoman dalam mengembangkan wisata halal.

 

Baca juga:

Banyak Kunjungan Wisatawan Timur Tengah, Kawasan Wisata Bandung Didorong Ramah Muslim


"Wisata halal ini sudah diwacanakan pusat dan Pemprov Jabar juga sudah mengeluarkan pedoman wisata halal," ucapnya.

Dalam menyiapkan pengembangan wisata halal, dia menyebut, tidak langsung menerapkan konsep tersebut. Saat ini pihaknya hanya ingin memberi jaminan kepada para wisatawan dari berbagai negara muslim bahwa Bandung ini ramah dan nyaman untuk dikunjungi.

"Jadi kita nggak langsung halal, apalagi syariah. Jadi mungkin pemerintah pusat programkan wisata halal, Pemprov Jabar juga. Kita Kota Bandung masih (pakai) friendly tourism," ucapnya.

Katanya, pengembangan wisata tersebut perlu dilakukan. Karena potensi wisatawan dari negara muslim itu cukup besar. Berdasarkan data yang ada jumlah wisatawan muslim di seluruh dunia itu mencapai 230 juta.

"Jadi kita minimal memberi kemudahan kepada para wisatawan dari negara-negara muslim," katanya.

Selain itu, lanjut dia, pengembangan wisata halal bukan serta merta akan diterapkan di Kota Bandung. Penerapan wisata halal ini merupakan tindak lanjut dari program pemerintah pusat.

Apalagi, terang dia, Kota Bandung ini ditunjuk menjadi salah satu destinasi wisata halal prioritas nasional oleh Kementerian Pariwisata. "Bandung pada 2019 menjadi salah satu prioritas wisata halal di Indonesia. Sampai ada MoU-nya. Jadi itu sebetulnya tidak ojol-ojol (tiba-tiba)," ucapnya.

Dewi mengaku siap menerima masukan dari semua pihak mengenai pengembangan wisata halal tersebut. Tapi yang jelas, dia menegaskan, pengembangan wisata halal ini bukan bermaksud untuk mengotak-kotakkan wisatawan tertentu.

"Ini ada penyeimbang ada beberapa masukan, untuk memperkaya lagi pariwisata Kota Bandung. 'Muslim Friendly City' juga kita bisa ubah 'Bandung Tourism Friendly City' yang memudahkan. Tapi akan kita evaluasi. Bukan maksudnya mengotak-kotakkan. Bandung ini multireligi, multi-culture," ucapnya.

Intinya, kata dia, pihaknya akan terus berupaya mengembangkan potensi wisata yang ada. Dia ingin Bandung ini menjadi salah satu destinasi wisata favorit untuk semua pihak.

"Tapi intinya Bandung terus berusaha menjadi kota yang betul-betul favorit wisata," pungkasnya. (hmz/detik)

 

Baca juga:

Disparbud DKI Jakarta Ajak Masyarakat Kenal Sejarah Fatahillah

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store