:
:
News
Lima Tahun Vakum di Dunia Musik, Penyanyi Populer Asal Irlandia Ini Manggung dengan Kenakan Hijab

gomuslim.co.id – Penyanyi dan penulis lagu terkenal asal Irlandia, Sinéad O'Connor menjadi sorotan publik baru-baru ini. Setelah vakum lima tahun di dunia hiburan, penyanyi yang sudah menjadi mualaf ini kembali tampil dalam acara "The Late Late Show Irlandia" dengan mengenakan hijab.

Sinead membawakan lagu "Nothing Compares 2 U", meski pada 2015 sempat mengatakan bahwa dia tidak akan pernah tampil lagi secara langsung. Sinead juga membawakan karya The Pogues yang berjudul "Rainy Night in Soho".

Penyanyi itu tampil mengenakan hijab selama pertunjukan berlangsung dan membahas soal perpindahan keyakinannya ke Islam dalam acara tersebut. Dia pun mengaku kini bernama Shuhada Shadaqat.

Ia mengungkap bagaimana perasaannya setelah memeluk agama Islam seraya mengaku merasakan ketenangan seperti di rumah sendiri setelah membaca Alquran.

"Kata 'Revert' mengacu pada gagasan bahwa jika kamu mempelajari Alquran, kamu akan menyadari bahwa kamu adalah seorang muslim. Sepanjang hidupmu, tapi kamu tidak menyadarinya. Itulah yang terjadi pada saya," ujarnya dalam acara The Late Late Show seperti dilansir dari publikasi The Irish Times, Senin (09/09/2019).

Sinead menyebut ketika membaca dua surat saja dari Alquran, ia baru menyadari bahwa Tuhan ada di rumah. "Saya berusia 52 tahun. Saya tumbuh di Irlandia yang sangat berbeda dengan yang ada sekarang dan itu adalah negara yang sangat tertindas secara agama. Dan semua orang sengsara, tidak ada yang mendapatkan sukacita di dalam Tuhan," lanjutnya.

 

Baca juga:

Resmi Jadi Mualaf, Penyanyi Terkenal Asal Irlandia Ceritakan Kisahnya Masuk Islam

 

Sinead mengaku pernah meninggalkan Islam kerena ia memiliki prasangka sendiri tentang agama. Namun kemudian ia kembali pada Islam hampir setahun yang lalu.

Berbicara soal perubahan penampilannya, penyanyi asal Irlandia ini mengaku memakai jilbab lantaran menyukainya. "Aku memakainya karena aku menyukainya. Bagiku, jilbab seperti ketika aku biasa memakai salib," ungkapnya.

Meski usianya yang telah menginjak 52 tahun, Sinead merasa tak menua. "Aku merasa seperti anak berusia 17 tahun. Pengalamanku tentang penuaan adalah saat tubuh semakin tua, aku semakin muda," candanya.

Penampilannya di TV merupakan sebuah pembuka sebelum tur singkat di Irlandia yang akan dijalani olehnya pada Oktober 2019.

"Saya menikmati perasaan itu. Itu bagus karena saya benar-benar berpikir tidak ada yang akan tertarik lagi," jelas Sinead.

Sinead melanjutkan bahwa dirinya berpikir tidak ada yang akan membeli tiket ke pertunjukan. “Saya benar-benar berpikir, saya bahkan tidak akan mendapatkan pertunjukan, bahwa tidak ada yang akan mempekerjakan saya untuk melakukan pertunjukan setelah keluar (vakum) begitu lama," ucapnya.

Laporan Pusat Penelitian Pew 2016, Agama dan Pendidikan di Seluruh Dunia, diperkirakan populasi Muslim Irlandia berjumlah sekitar 70.000, di antaranya 2.000 dikatakan sebagai dokter. Sebuah sensus 2011 mencatat 49.204 Muslim, termasuk hampir 12.000 anak usia sekolah. Jumlah tersebut mewakili peningkatan 51 persen sejak 2006. (jms/theirishtimes)

 

 

Baca juga:

Universitas Top di Irlandia Segera Buka Pusat Studi Timur Tengah Al Maktoum

 

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store