:
:
News
Tiga Muslimah Tolak Jabat Tangan Putra Mahkota, Ini Kata Pihak Masjid Norwegia

gomuslim.co.id – Pihak Masjid Al-Noor menyampaikan permohonan maaf kepada Putra Mahkota Norwegia, Haakon atas kejadian penolakan jabat tangan dari tiga muslimah. Selanjutnya, pihak Masjid juga akan menyampaikan terkait pandangan Islam mengenai jabat tangan dengan lawan jenis.  

Seperti diketahui, tiga wanita Muslim dengan sopan menolak berjabat tangan dengan Pangeran Norwegia saat mengunjungi Pusat Islam Al-Noor pekan lalu. Kunjungan ini dilakukan untuk menunjukkan dukungan setelah peristiwa penembakan masjid. Penolakan jabat tangan ini pun kemudian memicu perdebatan di media sosial.

Humas Masjid Al-Noor, Waheed Ahmed mengatakan pihaknya tidak ingin Putra Mahkota berakhir dalam situasi itu. Namun, ia juga tidak tahu bahwa ketiga wanita tersebut tidak akan berjabat tangan. "Karena itu, kami meminta maaf kepada Putra Mahkota atas kejadian ini,” ujarnya seperti dilansir dari publikasi Royal Central, Kamis (29/08/2019).

Ahmed mengatakan bahwa manajemen masjid membahas kunjungan itu dalam sebuah pertemuan dengan staf Pengadilan Kerajaan sehari sebelum kunjungan.

“Salam tangan tidak ada dalam pikiran kami dan karenanya tidak menjadi topik yang diangkat. Jika kita tahu sebelumnya bahwa para wanita tidak akan berjabat tangan, kita akan memberi tahu Putra Mahkota tentang hal itu. Tetapi sama sekali tidak diketahui oleh kita bahwa mereka tidak akan berjabat tangan,” katanya.

Meskipun memicu perdebatan di media sosial, pihak Kerajaan mengatakan kunjungan Putra Mahkota hangat dan penuh hormat.

"Putra Mahkota mengalami kunjungan kuat ke masjid Al-Noor setelah serangan terror. Pertemuan dengan semua peserta sangat hangat dan penuh hormat," demikian dalam sebuah pernyataan.

Bersama dengan perwakilan Dewan Islam Norwegia dan masjid Al-Noor, mereka berbicara tentang bagaimana kita dapat bersama-sama membangun masyarakat di mana setiap orang dapat merasa aman dan bebas.

 

Baca juga:

Begini Aksi Kakek Muslim yang Gagalkan Serangan di Masjid Norwegia

 

Jabat tangan dalam Islam

Para ulama berbeda pendapat mengenai hukum berjabat tangan dengan lawan jenis. Namun beberapa menganggap bahwa berjabat tangan laki-laki dengan perempuan diizinkan asalkan tidak ada faktor godaan atau syahwat di dalamnya. Pendapat ini salah satunya dikemukakan oleh Imam Ibrahim An-Nakh╩╗i.

Islam di Norwegia

Islam adalah agama minoritas di Norwegia. Islam menjadi agama terbesar kedua setelah Kristen. Statistik pemerintah dari CIA mendaftarkan 121.095 anggota jemaat Islam di Norwegia, sekitar 2,3% dari populasi, menurut pendaftaran 2011.

Pusat Penelitian Pew memperkirakan bahwa 3,7% orang Norwegia beragama Islam pada 2010 dan 5,7% pada 2016. Sekitar 55% komunitas Muslim tinggal di kabupaten Oslo dan Akershus.

Perkiraan tentang Muslim di Norwegia bervariasi antara 120.000 pada 2005 dan 163.000 pada 2009. Mayoritas komunitas memiliki latar belakang imigran, dengan warga Norwegia keturunan Pakistan adalah kelompok yang paling terlihat dan terkenal.

Sebelumnya, Masjid Bærum, atau Pusat Islam Al-Noor, menjadi sasaran penembakan pada 10 Agustus di Bærum, Norwegia, sekitar 20 km sebelah barat ibukota Oslo. Satu orang terluka dalam penembakan yang digambarkan sebagai satu serangan dalam "kebangkitan supremasi kulit putih" baru-baru ini. (jms/royalcentral)

 

Baca juga:

Ini Hukum Bersalaman dengan Lawan Jenis dalam Islam

Responsive image
Other Article
Responsive image