:
:
News
Milad ke-3 KAGURAMI, Hijab Motion Undang Artis Hijrah Mario dan Dita

gomuslim.co.id – Komunitas kajian muslimah, Hijab Motion kembali menggelar kajian rutin bulanan yakni Karugami. Karugami yang merupakan akronim dari Kajian Rutin Keluarga Islami kali ini diadakan bertepatan dengan milad yang ke-3 dengan mengundang Pembicara Ustadz Asep Fakhri, dan artis Mario Irwinsyah dan Ratu Anandita.

Founder Hijab Motion, Triana Putri mengatakan, Karugami sengaja dikonsep sebagai majelis keluarga, dan dengan didatangkan bintang tamu tersebut diharapkan para peserta dapat belajar dari mereka dan diaplikasikan ke kehidupan nyata. Ia berharap melalui majelis ini, bisa memberikan kontribusi positif untuk membentuk keluarga yang kokoh demi menjaga generasi yang Islami.

“Suami istri yang belum satu frekuensi bisa menyamakan frekuensinya setiap bulan. Semoga Karugami bisa mengokohkan keluarga muslim yang saat ini banyak sekali ujiannya, melalui banyak hal yang bisa kita lihat. Yang bisa mengikis nilai keislaman di rumah tangga,” tuturnya kepada gomuslim saat ditemui di Masjid WTC Sudirman, Ahad, (26/08/2019).

 

Baca juga:

Komunitas Hijab Motion: Tak Cukup Berhijab, Muslimah Harus Terus Bergerak

 

Menurutnya, Karugami yang rutin dilakukan setiap bulan sejak 2016 sudah sering mendatangkan berbagai ustadz dan ustadzah serta bintang tamu yang membahas banyak sekali kajiannya dari sejak pranikah, mencari jodoh, kemudian istiqomah juga parenting.

“Sebenarnya, meski bertema keluarga, karugami ini terbuka bagi siapa saja. Artinya yang masih single juga bisa datang. Karena memang, kehidupan rumah tangga kan dipersiapkan sejak awal ya baiknya. Ibaratnya, mau ujian belajar dulu, jadi pas ujian sudah siap. Bukan yang ujian belum siap jadi panik,” jelasnya.

Wanita lulusan Magister Manajemen UI ini menambahkan saat ini banyak kajian bagi orang-orang yang baru hijrah pada tahap awal di Jabodetabek. Ia berharap Karugami dapat mengisi kekosongan akan kajian bertema keluarga.

Sementara dalam paparannya, Mario Irwinsyah dan Ratu Anandita menceritakan kisah hijrah keduanya. Ratu Anandita mengaku, awal kali berniat memakai hijab dan berhijrah justru karena anaknya.

 

 

Dalam usia yang masih 8 tahun, putri pertamanya sudah mengenakan hijab. Dia minta untuk kenakan hijab ke sekolah karena menurutnya tampil berhijab lebih rapih dan sopan, padahal, sekolahnya tidak mewajibkan untuk berhijab. 

“Tentunya saya senang sekali, siapa yang tidak senang memiliki anak masih 8 tahun, tapi sudah bisa membuat keputusan hebat. Namun selang beberapa bulan ia melepas hijabnya, lalu saya tanya sebabnya, ia bilang aku ngak mau ibu diketawain temen-temen aku, soalnya temen-temen ku bilang kamu kok aneh sih, biasanya kan ibunya pake hijab, anaknya nggak, tapi kalo kamu anaknya pake hijab, ibunya nggak,” papar Dita.

Selain itu, menurutnya yang menjadi penyemangat Dita untuk menjadi lebih baik juga tak lepas dari komunitas Terang Jakarta. Komunitas yang kerap menghadirkan Ustadz dan guru-guru ngaji ini sangat memantapkan keinginan Dita untuk berhijrah.

Pelan namun pasti, Dita berhasil mengajak suaminya, Mario untuk berhijrah dan menjadi lebih baik.

“Kami ini suka berantem, dan dari dulu bahkan. Kalau dihitung bisa dua hari sekali itu pasti ribut. Tapi setelah hijrah, ributnya jadi ‘lebih enak’. Maksudnya gini, ributnya tuh jadi lebih tau pakem dan aturan. Misalnya habis rebut, eh udah mau tidur, yaudah deh maapan dari pada dilaknat malaikat kan,” jelasnya.

Acara yang berlangsung di Masjid WTC Sudirman ini dihadiri oleh puluhan peserta dari Jabodetabek. Dengan didukung oleh beberapa komunitas kajian seperti, RISKA, RICMA, Pemburu Kajian dan lain sebagainya. (nov/gomuslim)

 

Baca juga:

Dapat Hidayah dari Sang Anak, Mantan Presenter Olahraga Ini Mantapkan Hati Berhijrah dengan Berhijab

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store