:
:
News
Gubernur dan Komite Haji Siapkan Program Makkah Smart City

gomuslim.co.id - Makkah dan tempat-tempat suci akan menjadi Smart City "Kota Cerdas" dengan pembangunan "model pengembangan" pertama yang dimulai setelah musim haji saat ini, kata gubernur wilayah Mekah dan ketua komite haji pusat Pangeran Khalid Al-Faisal.

Pangeran Khalid mengatakan Komisi Kerajaan yang didirikan tahun lalu mencapai konsensus tentang studi pendahuluan untuk pengembangan situs-situs suci dan kota Mekah, kata kementerian media dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa.

Implementasi "studi teknis dan eksekutif" hampir selesai, katanya

"Segera setelah musim haji ini, kami akan mulai membangun model pengembangan pertama untuk Mina, yang mencakup perumahan dan kamp. Ini akan siap tahun depan untuk diadili untuk melihat efektivitas proyek ini dan jika ada tambahan, penyesuaian, atau perubahan lengkap diperlukan," kata Pangeran Khalid.

Pengembangan situs akan berlanjut sampai Mekah dan Situs Suci menjadi kota yang cerdas, yang akan selesai dalam beberapa tahun mendatang. Pernyataan itu tidak memberikan perincian tentang apa yang akan membuat Mekah dan situs suci “pintar”.

HAJ CERDAS

Ibadah haji tahun ini melihat peningkatan kecepatan dalam menggunakan teknologi untuk meningkatkan pengalaman bagi Jemaah haji.

“Proyek-proyek yang baru-baru ini diluncurkan oleh Kementerian Haji dan Umrah mencakup platform haji yang cerdas, inisiatif pengawasan layanan untuk meningkatkan perumahan dengan menambahkan ruang tamu dan mengatur perjalanan bus, program pengelompokan haji yang menggunakan sistem elektronik untuk mengelola dan memantau orang banyak, sebuah proyek untuk meningkatkan kapasitas sebagai bagian dari mana sebuah situs di Mina telah dibersihkan untuk mendirikan tenda yang lengkap, dan sebuah inisiatif untuk meningkatkan layanan makanan dan memperluas penyediaan makanan siap saji di tempat-tempat suci,” jelasnya.

Kementerian memulai inisiatif "Haji Cerdas" selama ziarah tahun lalu dengan layanan dan aplikasi digital termasuk "Navigator Haji dan Umrah" dan "Kesehatan dan Ritual Kami".

Penghitungan resmi terakhir untuk jemaah haji tahun ini adalah 2.489.406. 74,5 persen, atau 1.855.027 berasal dari luar Arab Saudi dan 634.379 sisanya adalah peziarah domestik yang terdiri dari warga negara Saudi dan orang asing. Jemaah pria menyumbang 55,65 persen dari semua peziarah, setara dengan 1.385.234 dibandingkan 1.104.172 wanita. (fau/arabnews/dbs)

 

 

Baca juga:

Inilah Teknologi Canggih Pendukung Ibadah Haji 2019

Responsive image
Other Article
Responsive image