:
:
News
Puncak Haji, Lebih dari 2 Juta Jemaah Wukuf di Arafah

gomuslim.co.id -  Lebih dari dua juta jemaah melaksanakan wukuf di Arafah sebagai puncak dari rangkaian ibadah haji, Sabtu (10/08/2019). Sebelumnya, para peziarah menghabiskan malam di Mina.

Para peziarah mulai tiba di Arafah sejak dini hari menggunakan kereta Masher dan bus-bus ber-AC. Sebagian dari jemaah memilih untuk melintasi jarak sembilan km dengan berjalan kaki.

Wukuf di Arafah akan berlanjut sampai matahari terbenam. Setelah itu para peziarah akan melanjutkan ke Muzdalifah. Di sana jemaah melaksanakan shalat Maghrib dan Isya dan tinggal sampai tengah malam.

Selanjutnya, mereka akan kembali ke Mina untuk lempar jumrah di Jamrat Al-Aqaba (Setan besar), ke tempat pemotongan hewan kurban, mencukur habis dan berganti pakaian jadi. Dari daerah Jamrat, sebagian besar peziarah akan melanjutkan ke Masjidil Haram untuk melakukan Tawaf Ifada.

Para jemaah akan tetap di Mina pada hari Minggu dan Senin. Pada hari Selasa, sebagian dari mereka akan kembali ke Mekah untuk menyelesaikan ritual haji, sementara yang lain akan tinggal di Mina sehari lebih lama sampai hari Rabu.

Emir Makkah sekaligus Ketua Komite Haji Pusat (CHC), Pangeran Khaled Al-Faisal, ada 2.091.471 jemaah haji tahun ini. 1.855.407 jemaah datang dari luar dan 200.360 dari dalam Kerajaan. Namun, angka-angka ini dapat berubah setelah statistik akhir tersedia.

 

 

Baca juga:

Masuk Puncak Haji, Ini Pembagian Empat Rute Angkutan Masyair


 

“Lebih dari 350.000 warga sipil dan militer Saudi, dan lebih dari 4.000 sukarelawan telah melayani para peziarah agar ritual haji mereka berjalan dengan mudah, damai dan nyaman,” ujarnya seperti dilansir dari publikasi Saudi Gazzate, Sabtu (10/08/2019).

Dia mengatakan kader Saudi menggunakan lebih dari 62.000 berbagai peralatan, 7.727 kendaraan, 2.640 sepeda motor dan 5.337 komputer. "Kami tidak pernah mengambil kesulitan untuk menanggapi tuduhan musuh. Satu-satunya jawaban kami kepada mereka adalah pekerjaan serius yang kami lakukan dan keberhasilan Haji," katanya.

Menurut angka yang dikeluarkan selama konferensi pers, ada 350.000 tenda di Mina yang dapat ditingkatkan dengan tenda tambahan untuk menampung lebih dari 120.000 peziarah.

Ia menyebutkan, pihaknya menemukan 256 kantor haji palsu di seluruh Kerajaan. 16.903 peziarah dideportase karena tidak memiliki izin haji. Kemudian, 218.696 mobil dikembalikan karena tidak memiliki izin untuk masuk ke situs suci, 819 ekspatriat tertangkap.

Kementerian Haji dan Umrah mengatakan sekitar 49 perusahaan transportasi telah menyediakan 18.500 bus untuk mengangkut para jemaah. (jms/saudigazzate)

 

 

Baca juga:

Pemerintah Saudi Siapkan Satu Juta Lebih Hewan Ternak untuk Kurban Jemaah Haji

Responsive image
Other Article
Responsive image