:
:
News
Ratusan Santri Bogor Ikut Pelatihan Wirausaha dari IWAPI

gomuslim.co.id – Ratusan santri di Pondok Pesantren Nurul Iman Alhasanah, Leuwiliang, Bogor mendapat pelatihan wirausaha dari Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Bogor. Pelatihan ini diberikan agar santri bisa lebih mandiri dan menjadi pengusaha yang sukses dunia dan akhirat.

Dalam pelatihan ini, IWAPI mengajarkan bagaimana cara membuat kripik tahu, kue, kerajinan tangan, sampai membuat kapkip dan meronce serta keterampilan lainnya.

Ketua IWAPI Kabupaten Bogor, Inne Roswianita mengatakan santri sebagai menjadi penerus bangsa harus mempunyai kebanggaan terhadap pengembangan diri. Karena melalui karakter santri, generasi Indonesia akan tumbuh dan berkembang menjadi generasi yang mumpuni dan hebat.

Menurutnya, santri zaman now harus mau belajar dan memiliki kemauan keras untuk terus berubah yang lebih baik. “Santri harus bisa, berkarya dan berwirausaha,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (09/08/2019).

Inne menambahkan,  santri harus jauh lebih sigap, harus lebih tanggap dengan perubahan zaman. Maka dari itu, IWAPI berbagi dengan santri untuk mengajari berwirausaha, keterampilan dan skiil lainnya.

Ia berharap kegiatan enterpreneur ini santri dapat memberikan manfaat khususnya kepada para santri dan masyarakat. “Saya berharap kepada calon-calon pengusaha yang santri ini untuk terus bergerak dan mandiri sampai menjadi pengusaha yang sukses,” ungkapnya.

 

Baca juga:

Kreatif, Santri Pesantren Lamongan Ini Buat Kaligrafi Berbahan Sampah Plastik

 

Menjadi seorang pengusaha, kata dia, tidak harus sekolah tinggi-tinggi melainkan ada kemauan dan kemampuan. “Jadi bukan karena uang saja, tapi karena kemauan dan kemampuan baru sukses,” katanya.

Selain itu, menjadi pengusaha juga artinya mencontoh Nabi Muhammad yang juga merupakan pengusaha yang sukses. “Kita sebagai umatnya, makanya harus mengikuti jejaknya, kuatkan niat dan iman, jangan sampai iman kita tergadaikan gara-gara kita tidak memiliki uang dan usaha,” ujarnya.

Menurutnya, santri selain mempelajari ilmu akhirat, perlu juga mempelajari ilmu dunia (bisnis). Selanjutnya, tinggal bagaimana menyeimbangkan antara keduanya. “Kalau ilmu dunia dan akhirat sama baiknya, maka tinggal suksesnya saja, sehingga menjadi orang yang sukses dunia dan akhirat,” tuturnya.

Sementara itu, Camat Leuwiliyang, Chairuka Judhiyanto mengaku merasa terbantu dengan adanya kegiatan IWAPI. Ia menyebut dampak positif terhadap masyarakat leuwiliyang sangat terasa.

"Kami sangat berterima kasih sekali dengan terselenggaranya acara ini, sinergi dengan IWAPI sangat berdampak baik buat peningkatan ekonomi warga disini, Iwapi bantu warga masyarakat dalam memasarkan produk lokal masyarakat," tutupnya. (jms/rls/foto:laduni)

 

 

Baca juga:

Taruna Akmil yang Fasih Empat Bahasa Ini Ternyata Lulusan Pesantren

 

 

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store