:
:
News
Komunitas Warga Muslim Latin Tumbuh Subur di Dallas AS

gomuslim.co.id – Dengan menyatukan orang-orang dari semua budaya, pusat penjangkauan baru Islam warga Amerika Latin di Kota Dallas, Texas, Amerika Serikat telah menyebarkan informasi tentang Islam yang sebenarnya serta membantu Muslim Latin menemukan lebih banyak tentang warisan bersama mereka.

"Saya dulu berpikir bahwa Islam adalah untuk budaya tertentu dari Timur Tengah. Ketika saya menemukan bahwa mayoritas Muslim bahkan tidak berbicara bahasa Arab dan negara dengan Muslim terbanyak adalah Indonesia, saya terkejut. Saya menyadari bahwa Islam adalah agama untuk semua orang, dan saya ingin belajar lebih banyak," kata Jalil Navarro, seorang imigran Meksiko yang memeluk Islam di Amerika Serikat, seperti dilansir dari publikasi Dallas North Gazette, Jumat, (02/08/2019).

Kehidupan Jalil berubah pada tahun 2014 ketika ia bertemu Jaime Mujahid Fletcher, seorang Imam Kolombia dari Houston, yang memberikan khotbah Jumat di Asosiasi Islam Texas Utara di Richardson.

Setelah sholat, Jalil mendekati Jaime untuk menanyakan tentang menemukan lebih banyak konten Islami dalam bahasa Spanyol. Jaime memperkenalkan Jalil ke proyek barunya, IslamInSpanish.

 

Baca juga:

Komunitas Young Muslim Jadi Pengikat Anak Muda Muslim Amerika

Untuk diketahui, Islam In Spanish adalah organisasi nirlaba yang mendidik orang-orang Latin tentang Islam dalam bahasa Spanyol, dan juga kepada orang Amerika Latin yang baru bertobat. Pada tahun-tahun awalnya, IslamInSpanish mengeluarkan ratusan video buku audio, yang sebagian besar ditayangkan di televisi akses publik.

Pusat baru Dallas, yang dibuka pada 2018, menyambut semua budaya, etnis, dan ras.

“Satu hal yang sangat diminati orang Latin adalah sejarah Islam dalam budaya kita sendiri. Banyak yang tidak tahu ini karena tidak diajarkan dalam buku-buku sejarah. Muslim tinggal di Spanyol selama lebih dari 800 tahun, dan itu memiliki dampak luar biasa pada budaya kita. Lebih dari 4.000 kata dalam bahasa Spanyol berasal dari bahasa Arab, dan nama-nama seperti Omar dan Fatima semuanya dari sejarah Islam. Bahkan arsitektur dan makanan kita memiliki pengaruh Islam,” jelasnya.

Bagi banyak orang Latin, pindah agama ke Islam membawa mereka lebih dekat ke warisan bersama.

"Banyak kali, orang Latin bahkan mempraktikkan beberapa ajaran Islam tanpa menyadarinya. Ketika mereka mulai menyadari semua hal ini, Islam jauh lebih nyaman, dan tembok prasangka turun,” katanya.

Menurut laporan tahunan institut tersebut, Poll American Muslim Poll: Predicting and Preventing Islamophobia hanya 1% Muslim yang diidentifikasi sebagai Hispanik pada tahun 2009. Pada tahun 2018, isu tersebut berkembang menjadi 7%.

Menurut sebuah studi dari Journal of Race, Ethnicity, dan Religion on Muslim Latinos di AS, banyak orang Amerika Latin masuk Islam karena alasan yang sama: keinginan untuk memiliki pengalaman lebih langsung dan pribadi dengan Tuhan.

Faktanya, kebanyakan orang Amerika Latin yang memeluk Islam adalah wanita asal Meksiko atau Puerto Rico yang membenarkan pertobatan mereka sebagai kembalinya identitas Muslim. (fau/dng/dbs)

 

Baca juga:

Meet Your Muslim Neighbor, Cara Komunitas Muslim Nashville Amerika Serikat Kenalkan Islam

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store