:
:
News
Jelang Idul Adha, Sudin LH Jaktim Sosialisasikan Kantong Plastik Berbahan Tepung Tapioca

gomuslim.co.id – Pemerintah Jakarta Timur melalui Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) mengimbau masyarakat untuk melakukan penggunaan kantong plastik ramah lingkungan pada momen idul adha 1440 H.

Imbauan tersebut dilakukan Sudin LH dengan melakukan sosialisasi plastic ramah lingkungan berbahan tepung tapioca atau pati singkong.

“Diimbau kepada seluruh lapisan masyarakat di Jakarta Timur untuk menggunakan plastik biodegradable seperti ini, atau kembali ke jaman dulu, pakai besek,” kata Kepala Seksi Pengelolaan Kebersihan dan Limbah B3 Sudin LH Jakarta Timur, Wahyudi Rudianto, di Jakarta, Rabu (31/7/2019).

Wahyudi menambahkan bahwa saat ini pihaknya terutama sudah mengimbau para pengurus masjid sebagai panitia kurban untuk menerapkan penggunaan plastik ramah lingkungan tersebut.

 

Baca juga:

Kurangi Penggunaan Plastik, Pasar Jaya Sediakan 20.000 Besek Bambu untuk Pembagian Daging Kurban

 

Hal tersebut dilakukan sejalan dengan program untuk merayakan Idul Adha tanpa sampah plastik dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta seruan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk tidak menggunakan plastik hitam atau plastik sekali pakai.

Sejauh ini, menurut dia, kesadaran masyarakat di Jakarta Timur sudah cukup tinggi soal penggunaan plastik hitam. Itu terlebih karena masyarakat sudah mengerti bahaya plastik hitam yang digunakan untuk bahan makanan.

Namun disayangkan bahwa penerapannya di lapangan masih memiliki kendala, terlebih jika dibandingkan dengan plastik hitam yang mudah dan murah didapatkan di pasaran.

“Kendala kami untuk memasyarakatkan penggunaan plastik biodegradable ini adalah mendapatkannya agak sulit, dan harganya juga lebih mahal,” tambah Wahyudi.

Pihak Sudin LH Jakarta Timur pun mengaku belum bisa menyediakan wadah alternatif untuk kurban karena terkendala anggaran. “Mungkin tahun depan kami menganggarkan program penyediaan plastik ramah lingkungan atau besek untuk kurban,” ujar Wahyudi.

Selain itu, karena program kurban tanpa plastik masih bersifat imbauan, belum ada ancaman sanksi yang bisa diberikan jika masih menggunakan plastik hitam dan tidak menggunakan wadah alternatif. (hmz/antara/dbs)

 

 

Baca juga:

Kurangi Limbah, Gubernur DKI Jakarta Imbau Penggunaan Wadah Daging Kurban Ramah Lingkungan

Responsive image
Other Article
Responsive image