:
:
News
Asbisindo Sumsel Lirik Segmen Institusi Pemda Terkait DPK

gomuslim.co.id – Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) Sumatera Selatan (Sumsel) mulai melirik segmen institusi pemerintah daerah terkait penempatan dana. Hal tersebut mengingat belum ada satu pun intitusi pemerintah yang menempatkan dananya secara penuh di bank syariah.

“Potensi ini sangat baik jika dijajal karena pemerintah mengelola dana APBD dan APBN. Dan saya lihat belum ada bank syariah yang mengelola keuangan pemerintah daerah secara murni, ini menjadi target kami,” ujar Ketua Asbisindo Sumsel, Saekan Noor, Rabu (31/07/2019).

Ia menambahkan, pihaknya telah berupaya menggarap peluang-peluang baru untuk meningkatkan dana pihak ketiga (DPK) maupun penyaluran pembiayaan melalui berbagai strategi. Misalnya mulai dari peta jalan maupun pemberian edukasi kepada masyarakat terkait perbankan syariah.

“Karena itu, Asbisindo menyambut baik langkah Bank Indonesia yang bakal menggelar Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) 2019 dengan harapan perbankan syariah dapat dikenal lebih luas, termasuk dari kalangan pemerintah daerah,” katanya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel, Yunita Resmi Sari, mengatakan Fesyar merupakan agenda tahunan yang digelar bank sentral untuk mendukung ekonomi syariah di Tanah Air. "Tujuannya tidak lain menuju Indonesia menjadi pusat pengembangan ekonomi syariah dunia," tuturnya.

 

Baca juga:

Gandeng Blibli.com, BCA Syariah Permudah Akses Produk untuk Sasar Nasabah Milenial

 

Sementara itu, Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 7 Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel), Sabil, mengatakan OJK mendukung kegiatan edukasi dan pengenalan ekonomi syariah karena bakal berdampak pada peningkatan industri keuangan syariah.

"Kami yakin bahwa ekonomi syariah akan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi secara regional, termasuk juga kinerja industri keuangan syariah," ujar dia.

Berdasarkan data OJK diketahui total aset perbankan syariah tumbuh 21,15 persen per Juni 2019 (year on year/yoy) senilai Rp10,92 triliun. DPK yang telah dihimpun mencapai Rp8,41 triliun atau tumbuh sebesar 31,09 persen, sementara penyaluran kredit tumbuh 32,35 persen atau senilai Rp8,76 triliun.

Meski tumbuh, pangsa pasar perbankan syariah di Sumsel dan Babel masih tergolong kecil, yakni hanya 2,19 persen terhadap nasional.

Sebagai informasi, Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia provinsi Lampung kembali menggelar kegiatan Festival Lampung Syariah (Flash) 2019. Kegiatan ini berlangsung di Mall Boemi Kedaton (MBK) 29 Juli-Agustus 2019.

Acara akan diisi dengan berbagai kegiatan di antaranya Talkshow dan Seminar, booth pameran, perlombaan seperti Entrepreneur Muda Syariah, Nasyid, Story Telling Kisah Nabi, Da’i Cilik, Hijab Fashion Show, serta Manual Brewing, dan penyerahan Program Sosial Bank Indonesia serta donor darah. (jms/antara)

 

 

Baca juga:

Sekjen Asbisindo: Perbankan Syariah Tetap Tumbuh Meski Tantangan Ekonomi Makin Besar

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store