:
:
News
Akselerasi Program Jabar Juara, Pemprov Jawa Barat Beri Sertifikat Halal pada 300 IKM

gomuslim.co.id - Plh Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum secara simbolis menyerahkan sertifikat halal kepada lima pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) Jawa Barat di Aula Barat Gedung Sate, Bandung. Untuk diketahui, tahun ini total ada 300 sertifikat halal yang diberikan kepada IKM dari 26 kabupaten/kota di Jawa Barat, kecuali Kota Bandung yang telah memiliki fasilitasi sertifikat halal secara mandiri dari Pemerintah Kota Bandung.

Menurut Uu, program sertifikasi halal penting sebagai salah satu upaya akselerasi program Jabar Juara Lahir dan Batin, terutama mewujudkan IKM Jabar Juara. Apalagi, IKM tersebut memproduksi berbagai macam olahan makanan dan minuman.

Jawa Barat sendiri memiliki konsumen dengan mayoritas Muslim alias pemeluk agama Islam yang dituntut mengonsumsi makanan halal, sehat, dan bergizi. "Oleh karena itu, hal ini (sertifikat halal) adalah tanggung jawab kami sebagai pemerintah untuk menyertifikasi halal produk IKM bekerja sama dengan MUI yang mempunyai legalitas," ujar Uu.

 

Baca juga:

Urus Sertifikasi Halal Anti Ribet, BPJPH Siapkan Sistem Informasi Halal

 

Dalam acara penyerahan sertifikat, Uu juga mendorong pemerintah kabupaten/kota di Jawa Barat agar mengeluarkan sertifikat halal untuk produk makanan yang dihasilkan IKM di daerahnya.

"Saya minta kepada kabupaten/kota, karena visi misi kami adalah kolaborasi dan inovasi, artinya kita tetap harus berkolaborasi dengan kabupaten/kota," ujar Uu.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat M Arifin Soedjayana berujar sertifikasi halal ini diberikan sebagai bagian dari upaya untuk mewujudkan Jabar sebagai pionir provinsi halal di Indonesia. Selain itu, juga untuk mempercepat dan mempermudah masyarakat dalam pengurusan sertifikat halal.

Tujuan dilakukannya sertifikasi halal ini, lanjut Arifin, adalah untuk memfasilitasi IKM di Jawa Barat dalam melengkapi aspek legalitas. Selain itu, untuk meningkatkan daya saing produk melalui standardisasi dan sertifikasi.

"Kemudian juga untuk menumbuhkan kesadaran para pelaku usaha bahwa dengan adanya label halal dapat meningkatkan nilai tambah dan memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Muslim," ujar Arifin.

Salah seorang pelaku IKM asal Kota Sukabumi, Purnama Sari (52) mengaku senang dan bersyukur dengan adanya program sertifikasi halal gratis ini. Dengan begitu, Sari menjadi lebih percaya diri (pede) dalam menjual produknya, yaitu keripik tempe.

"Alhamdulillah, bersyukur sekali. Otomatis kita memasarkan produk kita lebih pede lagi. Kita bisa promo bahwa produk kita ini sudah halal. Kita seneng banget," kata Sari.

Sari bersama keluarganya membuka usaha olahan tempe sejak satu setengah tahun lalu. Ada dua produk yang dihasilkan yakni keripik tempe bacem dan keripik tempe orek. Dia pun berharap setelah mendapat sertifikat halal gratis dari Pemprov Jawa Barat, usahanya bisa lebih maju dan berkembang.

"Karena kita juga kalau beli sesuatu apalagi makanan, yang dilihat nomor satu itu halal atau tidak," ujarnya mengakhiri. (nob/dbs/inilahkoran)

 

 

Baca juga:

Ini Daftar 44 Lembaga Sertifikasi Halal dari 26 Negara Dunia yang Disetujui LPPOM MUI

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store