:
:
News
Kepala BPJPH: Ini Alasan Biaya Sertifikasi Halal UMKM Tidak Gratis

gomuslim.co.id – Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Prof Sukoso menjelaskan alasan sertifikasi halal tidak gratis bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Ia menganalogikan beberapa tempat umum yang juga menarik bayaran dari pemakainya.

"Sebetulnya, UMKM itu tidak diberatkan kok. Kita berhitung, ke toilet itu bayar 2000, kalau misal gratis, siap gak mengambil resiko sakit perut atau ngompol? kan ndak mungkin toh. Masuk toilet bersih kan ada yang jaga. Apa ada sukarelawan yang mau bersihin toilet, ndak ada, maka dari itu harus digaji," ujarnya dalam acara Halal Indonesia Expo di JCC, Jakarta, Jumat (28/6/2019).

Ia menambahkan, ketika ada orang yang masuk toilet lalu senang dengan kebersihannya, tentu hal tersebut ada yang menjaga dan membersihkannya. "Kemudian kalau pergi ke mall, sepeda motornya ditinggal gak usah bayar parkir kira-kira ilang ndak? di Indonesia sendal jepit aja ilang," sambungnya.

Sukoso menyebutkan dirinya pernah ditanya oleh pelaku UMKM  yang menyebutkan sekolah saja gratis karena ada beasiswa, tapi kenapa sertifikasi pakai biaya. "Saya jawab, saya juga sekolah gratis, dapat beasiswa dari Jepang, tapi yang memberi beasiswa kan ditanya, eh mana pertanggungjawaban kamu? Artinya apa, ada sistem yang kita lakukan," jelasnya.

 

Baca juga:

Kepala BPJPH Jelaskan Varian Tarif Layanan Sertifikasi dan Keterangan Produk Non Halal

 

Menurutnya, pelaku UMKM bisa dibebaskan biaya sertifikasi halal namun harus ada yang bertanggungjawab untuk membebaskan. “Makanya kami bekerjasama dengan sejumlah pihak untuk menghadirkan halal center supaya nanti ada bantuan dari yang lain, misal KNKS atau perbankan lain,” ungkapnya.

Ia menyebut Halal Center di perguruan tinggi atau di yayasan pendidikan Islam nantinya bisa memberikan pendampingan dalam proses sertifikasi halal. Pendamping tersebut disebut dengan penyelia halal.

"Dalam seminggu, kita kerja 5 hari. Misalnya bayar parkir satu minggu 10 ribu, sebulan 30 ribu, kalau setahun berapa?  masa sertifikasi halal yang 4 tahun lamanya enggak?. Terkait biaya, kami sedang mengajukan ke Kemenkeu, nanti yang memutuskan ya Kemenkeu," tutupnya. (jms)

 

Baca juga:

Jelang Penyelenggaraan JPH Oktober 2019, Tiga Lembaga Ini Kerjasama dalam Standardisasi Produk Halal

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store