:
:
News
Diminati Orangtua Murid, Ini Keunggulan Pesantren Miftahul Madaniyyah Bekasi

gomuslim.co.id - Di era milenial saat ini, makin banyak saja kalangan orangtua yang melirik sarana pendidikan agama sebagai tujuan untuk merintis masa depan buah hati mereka. Alasannya, mereka tidak ingin anak-anak mereka terjebak dampak negatif dari kemajuan jaman secara global.

Tak aneh jika pada masa pendaftaran sekolah tahun ini, sarana-sarana pendidikan agama seperti pondok pesantren terus dipenuhi masyarakat di kota-kota besar, termasuk Kota Bekasi. Masyarakat nampaknya sudah tidak percaya lagi dengan paradigma yang menyebutkan bahwa pondok pesantren merupakan tempat pendidikan yang ketinggalan jaman alias kuno.

Salah satu pesantren yang diminati masyarakat Kota Bekasi antara lain Pondok Pesantren Miftahul Madaniyyah yang berlokasi di Jalan Madrasah Nurul Islam 3, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih. Sejak awal masa pendaftaran, pesantren ini terus didatangi kalangan masyarakat yang ingin mendaftarkan anak-anak mereka sebagai calon santri di peaantren ini.

 

Baca juga:

MSR-ACT Tasikmalaya Segera Renovasi Bangunan Pesantren Al-Barokah yang Sudah Rapuh

 

Kondisi ini tentu saja menimbulkan reapon positif dari H Madinah HL selaku pemilik Pesantren Miftahul Madaniyyah. Menurut dia, seiring perkembangan jaman, makin banyak tantangan yang harua dihadapi dan berimbas terhadap kualitas akhlak kalangan generasi penerus bangsa.

“Boleh saja bicara modernisasi, tapi akhlak juga harus kita jaga secara hakiki. Bangsa yang besar pun akan hancur jika akhlak generasi penerusnya tidak terjaga. Benteng yang paling kuat untuk menjaga akhlak ini salah satunya melalui bekal pendidikan agama untuk anak-anak kita,” ujar Madinah HL pada Selasa (25/6/2019).

Madinah menyebut masa pendaftaran untuk calon santri di Pesantren Miftahul Madaniyyah terbagi menjadi dua gelombang. “Gelombang pertama bulan Juni dan Juli 2019, sedangkan untuk gelombang kedua pada bulan Agustus dan September 2019,” jelas dia.

Madinah yang juga merupakan Ketua PCNU Kota Bekasi ini sependapat jika pondok pesantren merupakan benteng bagi generasi muda untuk menyaring segala dampak modrrnisasi yang berpotensi menggerus ukhuwah Islamiyah.

“Jadi jangan takut anak-anak kita dibilang ketinggalan jaman atau kuno bila masuk pesantren, apalagi Pesantren Miftahul Madaniyyah memiliki program percakapan dalam dua bahasa yakni Bahasa Arab dan Bahasa Inggris. Dengan masuk pesantren, anak menjadi cerdas dan akhlak tetap terjaga,” pungkasnya. (hmz/rilis)

 

 

Baca juga:

Cegah Skabies, LAZISMU dan Departemen Parasitologi FKUI Obati Santri Pesantren Darul Ishlah

Responsive image
Other Article
gomuslim
Get it on the play store