:
:
News
Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung Deklarasikan Ekosistem Halal di Lingkup Yayasan

gomuslim.co.id -  Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) menggelar deklarasi ekosistem halal bagi unit, badan, serta lembaga yang berada dalam lingkup yayasan tersebut. Deklarasi ekosistem halal ini dilaksanakan oleh keluarga besar YBWSA bersamaan dengan acara halal bihalal, yang dilaksanakan di auditorium Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), kompleks kampus Kaligawe, Kota Semarang.

Ketua Umum (Ketum) YBWSA, Hasan Toha Putra menyampaikan deklarasi ekosistem halal di lingkungan yayasannya merupakan sebuah ihtiar untuk senantiasa mengharap rahmat dan ridho Allah SWT, dengan mengajak seluruh pegawai yayasan melakukan empat hal.

Yang pertama, mengonsumsi dan menggunakan produk-produk yang jelas kehalalan dan thayyibannya. Kedua, menjauhkan diri dari berbagai produk yang haram maupun produk syubhat.

 

Baca juga:

Jakarta Syariah Halal Festival 2019: Ini Perkembangan Ekosistem Halal Supply Chain Menuju Revolusi Industri 4.0

 

Ketiga, memperkuat ekonomi umat dengan mengutamakan membeli, mengonsumsi, dan menggunakan produk- produk milik umat Islam demi terwujudnya dakwah Islam di bidang ekonomi.

“Yang keempat, bertransaksi dan bermuamalah sesuai syariah Islam serta menghindari transaksi yang mengandung riba serta prosedur- prosedur yang diharamkan Allah SWT,” jelas Hasan Toha Putra.

Sementara, narasumber dalam deklarasi ini, drg Suryono sangat mendukung penuh deklarasi ekosistem halal tersebut. Ia bahkan berharap ini bisa menjadi momentum yang tepat secara institusional dalam melakukan usaha secara berjamaah untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas keimanan kepada Allah SWT.

Ia juga mengungkapkan, saat ini kebutuhan akan sertifikasi halal semakin meningkat dan yang lebih banyak membutuhkan sertifikasi halal, baik makanan, farmasi, maupun produk pakaian, lebih banyak dibutuhkan oleh negara-negara Eropa dan Asia Timur seperti China, Korea, Jepang, dan lainnya.

Hal ini seharusnya menjadi spirit (penyemangat) bagi umat Islam di Indonesia untuk menjadi lini terdepan dalam meningkatkan kepedulian dan pentingnya konsumsi serta penggunaan makanan atau barang yang mengedepankan kehalalan dan thayyiban.

“Bahkan sangat terbuka peluang bagi Indonesia untuk menjadi leader dalam sertifikasi halal mengingat bangsa Indonesia mayoritas penduduknya beragama Islam,” tegasnya. (nov/dbs/YBWSA/republika)

 

 

Baca juga:

Dukung Industri Produk Halal, BNI Syariah Gulirkan Rp 1,2 Triliun Selama 2018

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store