:
:
News
Berkah Lebaran, Pedagang di Pantai Ujong Blang Aceh Beromset Rp 10 Juta per Hari

gomuslim.co.id - Libur Lebaran membuat sejumlah tempat wisata kebanjiran wisatawan, salah satunya wisata di kawasan Pantai Ujong Blang, di Desa Ujong Blang, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Aceh.

Kebanyakan wisatawan terpantau berasal dari Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah, Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Utara dan Kabupaten Aceh Timur. Sejak pagi hingga sore hari, mereka memadati area pantai yang paling populer di Kota Lhokseumawe.

Kawasan jalan dua jalur sepanjang pantai terlihat padat dengan parkir mobil dan sepeda motor. Salah seorang pengunjung asal Kabupaten Bener Meriah, Nur Masyitah, menyebutkan mereka sengaja memilih berlibur di Lhokseumawe untuk bisa membawa anak mandi di bibir pantai. Pasalnya, daerah Bener Meriah dataran tinggi dan tidak memiliki laut.

“Kami menginap di hotel semalam. Sehingga bisa sepuasnya mandi di pantai. Hari ini bisa pulang ke Bener Meriah. Saya datang bawa keluarga besar,” katanya.

Di pantai pengunjung bisa berenang dengan menyewa ban dengan harga Rp 10.000 per satu jam. Selain itu, bisa pula berkeliling laut dengan menggunakan boat disediakan masyarakat lokal. Per orang dikenakan biaya Rp 10.000 untuk 15 menit ber keliling laut.

 

Baca juga:

Selama Libur Lebaran, PKL Dapat Kelonggaran Berjualan di Sekitar Masjid Raya Baiturrahman Aceh

 

Tersedia pula makanan ringan mulai rujak, mie instan, kelapa muda dan aneka minuman kaleng. Kawasan pantai hanya dibuka hingga menjelang maghrib. Wisatawan lainnya asal Kabupaten Bireuen, Muhammad Ihsan, menyebutkan sengaja mengunjungi pantai itu untuk berlibur. Di daerahnya, pantai juga tersedia.

“Kalau di Bireuen kan ada pantai juga, tapi di sana kan sudah sering dikunjungi. Maka milih pantai ini yang belum pernah dikunjungi,” ujar Ihsan.

Ramainya pengunjung membawa berkah tersendiri bagi pedagang makanan dan pemilik pondok. Salah satunya, Maimun. Ia menyebutkan selama Lebaran, dalam sehari bisa mengantongi uang Rp 10 juta.

“Alhamdulillah rezeki. Ini mungkin ramai sampai Minggu. Karena Senin sudah masuk kantor lagi. Kalau hari biasa, umumnya hanya sore ramai pengunjung. Itu pun tidak ratusan orang seperti sekarang ini,” pungkasnya.

Jelang maghrib, wisatawan baru meninggalkan kawasan pantai. Pedagang terlihat membersihkan area dagangan di bibir pantai. Pengunjung bisa nyaman untuk mandi dan bersantai di kawasan tersebut. (nat/kompas/dbs/foto:busy)

Responsive image
Other Article
Responsive image