:
:
News
Syamsuri Firdaus, Qori Asal NTB Peraih Juara MTQ Internasional di Turki

gomuslim.co.id – Qori muda asal Bima, Provinsi NTB Syamsuri Firdaus berhasil meraih juara 1 pada MTQ Internasional ke-7 yang digelar di Istanbul, Turki. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengapresiasi remaja tersebut. Ia menggunggah foto saat menyampaikan ucapan selamat kepada Syamsuri Firdaus. Tanpa keterangan foto, Erdogan tampak mengusap kedua pipi Syamsuri Firdaus.

Syamsuri pun mengungkapkan rasa syukur yang mendalam kepada Allah atas prestasi yang diraih melalui akun Facebook pribadinya pada Ahad, (26/05/2019). Dia mengucapkan terima kasih kepada orangtua, keluarga, guru, dan teman-teman yang telah mendoakan dan mendukungnya sehingga berhasil meraih juara dan mengharumkan nama Indonesia.

Subhanallah walhamdulillah walaailaha illallah wallahuakbar. Qodarullah bibarokatiddu’aaikum. Terima kasih banyak saya ucapkan kepada orangtua, keluarga, guru-guru, dan teman-teman saya semua yang sudah mendoakan saya dan men-support saya. Alhamdulillah di antara 68 negara yang ikut saya terpilih sebagai juara 1 di MTQ Internasional ke 7 di Istanbul, Turki,” ujar putra kelahiran Sila Rada Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima NTB ini. “Terima kasih banyak teman-teman, Allahu Akbar,” tambahnya penuh syukur.

 

Baca juga:

Empat Qori Indonesia Sabet Juara MTQ Internasional di Iran

 

Untuk diketahui, Syamsuri merupakan alumnus MAN 3 Bima yang mengenyam pendidikan S1 di jurusan Sastra Arab Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) Universitas Indonesia (UI). Saat berusia 14 tahun, Syamsuri menyabet juara 1 Nasional Tilawah anak pada MTQ 2012 tingkat Propinsi NTB. Kemudian diundang untuk mengikuti MTQ tingkat Nasional di Maluku dan meraih Juara 1 Nasional Tilawah Anak 2012.

Di tahun yang sama, Syamsuri mengikuti MTQ Asia di Singapura dan meraih peringkat pertama. Sejak itu ia dikenal, bahkan di tahun 2013, Syamsuri Firdaus diundang untuk melantunkan ayat Al-Qur’an di Istana Negara.

Qari ini lahir 11 April 1999. Dia merupakan anak pertama dari keluarga yang keadaan ekonominya terbatas. Ayah Syamsuri, Abdullah, warga RT 03 Desa Rada Kecamatan Bolo Kabupaten Bima hanya sebagai buruh tani dan ibunya hanya kuli pembuat batu bata. (nov/dsb/sindo/antara/okezone)

 

 

Baca juga:

Siswa Muhammadiyah Solo Berhasil Raih Silver Award dalam Kompetisi Matematika di Thailand

Responsive image
Other Article
Responsive image