:
:
News
Chef Aiko: Buka Puasa Baiknya Konsumsi Ini

gomuslim.co.id - Berbuka puasa menjadi momen bagi kebanyakan orang untuk makan sepuasanya setelah satu hari berpuasa. Hilang kontrol dalam mengkonsumsi jumlah gula, karbohidrat, dan lemak menjadi permasalahan saat berbuka. Hal ini yang menyebabkan bertambahnya berat badan, sehingga jelang hari raya lebaran bukannya mendapat tubuh ideal justru sebaliknya.

Kebiasaan ini yang harus dirubah, sehingga pola makan berbuka puasa harus dikontrol dan diimbangi dengan olahraga ringan.

Saat ditemui gomuslim dalam demo masak jelang buka puasa di acara ‘Jakarta Berbagi’ di Pulau Pari, Senin (21/05/2019) chef Aiko berbagi tips berbuka puasa, Pertama, dimulai dengan mengkonsumsi air putih. Saat satu hari berpuasa tubuh akan kehilangan banyak cairan dan terkadang dehidrasi, salah satu solusinya dengan banyak konsumsi air putih untuk menetralisir makanan selanjutnya yang akan masuk ke dalam tubuh.

Kedua, kalau harus berbuka dnegan yang manis mulailah dengan kurma atau madu, bisa dimakan langsung, dicampurdengan air atau dibuat infus water pengganti lemon.

 

 

“Cara buat infus water sama seperti lemon, bedanya diganti kurma sebagai buahnya. Dibuat sebelum sahur, nanti saat sahur diminum sisanya untuk berbuka puasa,” pungkas chef Aiko.

Infus kurma berfungsi menambah imun tubuh karena memiliki kandungan gula alami sehingga aman dikonsumsi dan memiliki rasa dan aroma seperti madu kurma. Kemudian, boleh dilanjut makan gorengan dengan jumlah yang cukup/tidak berlebih.

“Masyarakat Indonesia udah familiar banget sama gorengan, jadi jangan hilangkan kebiasaan kita untuk makan gorengan. Siapa bilang makan gorengan nggak boleh, boleh kok asal jangan berlebih. Cukup satu sampai dua saja karena kita mau melanjutkan sholat maghrib dan tarawih,” lanjutnya.

Jangan sampai magg kumat bukan karena telat makan, kata chef Aiko, tapi karena ada tekanan makanan yang membuat perut terlalu penuh yang akhirnya membuat lambung sakit.

Kemudian yang Ketiga, lanjutkan makan berat setelah tarawih atau sholat isya, namun tunda tidur 30 menit untuk menunda penumpukan karbo.

“Yang keempat sibukkan diri dengan banyak pergerakan setelah makan supaya tubuh ngak lemas. Salah satunya melakukan kegiatan ringan, mencuci piring, bersih-bersih, ke masjid yang tadinya naik motor jalan kaki, bisa menguras sedikit karbohidrat yang tertumpuk,” kata dia.

Dalam pola makan, chef Aiko tidak membatasi, makan apa aja bebas yang penting cukup tidak berlebih. Makan gorengan boleh asalkan diimbangi dengan makanan berserat, salah satunya yang dibuat sendiri seperti es jelly yang gulanya bisa diatur.

Kelima, boleh minum kopi asal jangan dalam keadaan perut kosong. Keenam perbanyak konsumsi buah, dan yang terakhir cukup istirahat dan tidur.

“Sebenarnya kebanayakan orang gemuk bukan karena salah makan, tapi salah pengaturan posisi waktu makannya dan jumlahnya yang harus diatur. Semua makanan harus dikonsumsi secara cukup dan tidak berlebih,” pungkas chef Aiko. (nat/foto:gomuslim)

 

Baca juga:

Dompet Dhuafa Gelar 'Jakarta Berbagi' di Pulau Pari

Responsive image
Other Article
Responsive image