:
:
News
LPPOM MUI Imbau Masyarakat Cermati Kehalalan Minuman Berenergi

 

gomuslim.co.id – Bagi muslim, halal menjadi salah satu alasan yang utama dalam mengkonsumsi makanan dan minuman, termasuk minuman berenergi. Minuman energi juga dikenal mengandung taurin yang mesti diketahui asal usulnya. Taurin bisa saja berasal dari alami bisa juga berasal dari empedu hewan.  Nah hewan inilah yang mesti diketahui asal usulnya, apakah hewan halal atau tidak.

Minuman energi mengandung beberapa macam bahan utama yakni air, gula, kafein, taurin, ginseng, ginkobiloba, vitamin dan mineral. Porsi dan racikan masing masing merk minuman berenergi tersebut berbeda beda, tergantung dari varian serta formulasi dari perusahaan tersebut.

Auditor Senior LPPOM MUI Ir. Nur Wahid M.Si, mengimbau masyarakat untuk memilih minuman berenergi yang telah berlogo halal MUI.

“Sebab Kandungan taurin dalam minuman energi mesti diketahui asal usulnya. Taurin bisa saja berasal dari natural (alami) atau sintetis. Alami biasanya berasal dari empedu hewan, nah hewan inilah yang mesti diketahui asal usulnya, apakah hewan halal atau tidak” kata dia dalam keterangan resmi yang dilansir dari publikasi resmi Halal MUI, Senin, (13/05/2019)

Wahid menambahkan bahwa vitamin yang ada dalam kandungan juga harus jelas kehalalannya. Vitamin yang beredar saat ini sebagian besar berasal dari vitamin sintetis atau produk mikrobial. Jarang sekali ditemukan vitamin alami yang berasal dari alam. Proses mikrobial yang sering dipakai dalam memproduksi vitamin selalu menggunakan media untuk menumbuhkan mikroba tersebut. Bahan yang terdapat pada media tersebut bisa berasal dari bahan-bahan haram dan najis, jika media yang digunakan haram, maka produk yang dihasilkannya akan menjadi haram pula.

 

Baca juga:

Ini Alat Deteksi Halal Makanan dan Minuman Karya Mahasiswa IPB

 

“Pada vitamin yang tidak stabil sering ditambahkan bahan pelapis coating untuk melindungi vitamin agar aktivitas dan khasiatnya tidak menurun oleh pengaruh sinar atau suhu tinggi. Bahannya bisa berasal dari gelatin yang mesti kritisi kehalalannya, apakah berasal dari tulang hewan seperti sapi atau babi. Sehingga harus jelas asal usul dan proses penyembelihannya jika berasal dari tulang sapi,” ujar Wahid.

Selain itu, zat pewarna dan flavor rasa juga merupakan bahan yang harus diperhatikan kehalalannya sebab bisa saja menggunakan bahan baku yang tidak jelas kehalalannya.

Untuk diketahui, cara kerjanya minuman berenergi adalah memberikan stimulus kepada tubuh untuk memberikan energi dalam beraktivitas. Zat zat seperti kafein dan taurin lah yang mengandung asam amino untuk membantu metabolisme. Sehingga tidak jarang setelah meminum minuman energi tubuh kita akan merasa bersemangat dan memiliki energi untuk melalukan aktivitas.

 “Jika sudah begini maka selain halal, thoyib juga harus diperhatikan. Jangan karena sudah merasa halal maka thayib dilupakan. Intinya jangan melebihi dosis yang dianjurkan pada kemasan produknya,” tegas Wahid memberikan panduan. (nov/halalmui/foto:hellosehat)

 

 

Baca juga:

Ini Hikmah dan Manfaat Konsumsi Makanan Halal

Responsive image
Other Article
gomuslim
Get it on the play store