:
:
News
Bisnis KSEI Dapat Sertifikasi Syariah Resmi dari Dewan Syariah

gomuslim.co.id - Prinsip syariah telah dipertegas dengan pengakuan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam bentuk fatwanya. MUI sendiri telah mengeluarkan sejumlah fatwa syariah yang menjadi dasar berinvestasi di pasar modal Indonesia sejak 2001.

Pertama, fatwa nomor 20/DSN-MUI/IV/2001 tentang Pedoman Pelaksanaan Investasi untuk Reksa Dana Syariah. Kedua, fatwa nomor 40/DSN-MUI/X/2003 tentang Pasar Modal dan Pedoman Umum Penerapan Prinsip Syariah di Bidang Pasar Modal

Lalu, fatwa nomor 80/DSN-MUI/III/2011 tentang Prinsip Syariah dalam Mekanisme Perdagangan Efek bersifat Ekuitas di Pasar Reguler Bursa Efek yang diberikan ke Bursa Efek Indonesia.

Fatwa ini mengatur tentang proses transaksi di Bursa serta penerbitan indeks saham syariah di pasar modal (Indeks Saham Syariah Indonesia, Jakarta Islamic Index, dan Jakarta Islamic Index 70). Hal tersebut juga didukung oleh penerapan oleh beberapa Perusahaan Efek yang memiliki aplikasi berupa online trading syariah.

Terbaru, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) telah memperoleh Fatwa dari Dewan Syariah Nasional MUI terkait Proses Bisnis Atas Layanan Jasa KSEI pada 1 April 2019.

 

Baca juga:

Ini Platform Wakaf Digital Baru dari Bank Syariah Mandiri

 

Fatwa nomor 124/DSN-MUI/XI/2018 tentang Penerapan Prinsip Syariah dalam Pelaksanaan Layanan Jasa Penyimpanan dan Penyelesaian Transaksi Efek Serta Pengelolaan Infrastruktur Investasi Terpadu tersebut diperoleh pada Rapat Pleno DSN-MUI yang telah dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 8 November 2018.

Direktur Utama KSEI Friderica Widyasari Dewi menyebutkan, Indonesia merupakan pasar yang potensial bagi pertumbuhan produk-produk investasi yang berdasarkan prinsip syariah.

Frederica berharap, fatwa ini dapat semakin memantapkan berinvestasi secara syariah dalam beragam produk di pasar modal Indonesia.

"Karena dari proses transaksi di Bursa hingga proses penyelesaian di KSEI sudah sesuai dengan prinsip syariah serta proses penerbitan Reksa Dana yang dikelola dalam infrastruktur Investasi terpadu di KSEI pun telah sesuai dengan prinsip syariah," jelasnya.

Di pasar modal Indonesia sendiri terdapat lebih dari 50% saham yang ada di Bursa merupakan saham berbasis syariah. Dia menyebutkan, harus ada sosialisasi dan edukasi yang masif agar semua lapisan masyarakat bisa menyadari pasar modal juga "Syariah".

"Fatwa tersebut juga harus dibarengi dengan edukasi kepada investor dan masyarakat secara umum," tutur dia. (nat/okezone/dbs/foto:okezone)

 

Responsive image
Other Article
Responsive image