:
:
News
Respon Banjir Bengkulu, ACT Kirim 60 Ton Bantuan Kemanusiaan

gomuslim.co.id – Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) mendirikan Posko Kemanusiaan dan Dapur Umum di lima titik lokasi terdampak banjir maupun longsor Bengkulu. Pada Senin (29/04/2019), ACT memberangkatkan truk kemanusiaan dan armada bantuan untuk korban.

Bantuan yang diberangkatkan ini bersamaan dengan pengiriman 3 jenis armada. Mereka di antaranya 3 unit mobil rescue, 1 unit Humanity Food Truck, dan 1 unit ambulans pre-hospital untuk fase darurat.

Direktur Global Humanity Response ACT, Bambang Triyono mengatakan ke depan, pihaknya akan membentuk kerangka aksi bantuan. Kerangka aksi bantuan dalam waktu dekat ini diantaranya pengiriman 60 ton bantuan logistik yang diberangkatkan dengan truk dari gudang Humanity Distribution Center ACT di Gunung Sindur, Bogor.

Bantuan logistik yang dikirimkan di antaranya sembako, selimut, popok bayi, susu, biskuit, termasuk juga pakaian untuk korban banjir Bengkulu. “Koordinasi dengan lintas lini dengan tim di wilayah Bengkulu, baru saja tuntas. Kita juga akan meluaskan aksi, juga meningkatkan volume dan kekuatan aksi ini,” ujarnya.

Menurut Bambang, aktivitas tim ACT di Bengkulu hari ini akan lebih difokuskan kepada bantuan pangan siap santap dan distribusi logistik awal kepada korban. Namun ke depannya, Bambang menjelaskan sangat diperlukan kembali penguatan posko-posko di Bengkulu dan penambahan posko lain mengingat kondisi lokasi saat ini.

 

Baca juga:

ACT Kerahkan Tim Disaster Emergency Response untuk Bantu Korban Banjir di Bidara Cina

 

 

Hari ketiga sejak banjir melanda, Minggu (28/4), jumlah pengungsian masih masif, meski banjir perlahan mulai surut. Apra Julianda Poetra, relawan yang tergabung dalam Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Bengkulu mengatakan, warga juga ada yang bertahan di sekitar rumah dengan mendirikan tenda darurat atau berteduh di posko.

"Pengungsian masih masif. Banjir di wilayah kota mulai surut, tetapi di beberapa kabupaten, itu masih terendam. Jalan dan jembatan juga banyak yang putus, sehingga bantuan dan tim rescue belum bisa masuk dikarenakan akses kami jadi terbatas juga," ujar Apra.

Sebelumnya, sejak Jumat (26/4) malam, hampir seluruh wilayah kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu terendam banjir. Kondisi banjir yang cukup parah membuat beberapa warga terpaksa mengungsi ke posko-posko, salah satunya yang didirikan oleh ACT.

Banjir yang diperkirakan terjadi karena intensitas hujan yang tinggi selama dua hari berturut-turut ini, menyebabkan sejumlah jalur transportasi terputus, baik antar-kabupaten maupun antar-provinsi, yang menghubungkan Bengkulu dengan Sumatera Selatan, serta Bengkulu dengan Lampung. (jms/act)

 

 

Baca juga:

ACT Kaltim Akan Gelar Konser Amal selama Ramadhan Tahun Ini

Responsive image
Other Article
Responsive image