:
:
News
Milenials, Ini Tips Dapat Rumah Tanpa KPR dari Tamasia

gomuslim.co.id – Punya rumah merupakan impian setiap orang. Bagi kalangan menengah ke bawah, biasanya mengikuti program Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Namun hal ini menjadi sebuah persoalan bagi muslim karena takut adanya riba. Lalu bagaimana bisa memiliki rumah tanpa KPR?

Head Business Development Tamasia, Hendry Pratomo menjelaskan ada cara lain memiliki rumah tanpa harus mengikuti program KPR. Salah satunya dengan menabung emas atau logam mulia (LM).

“Beli rumah itu kalau kita mau nabung sebenarnya bisa memangkas jangka waktu. Kalau KPR kurang lebih 15-20 tahun. Nah, dengan konsisten nabung emas, asal sabar aja, itu bisa separonya. Kalau dalam hitungan saya bisa 8 tahun,” ujarnya dalam Talkshow bertajuk ‘Punya Rumah Bebas KPR’ di Warung Upnormal, Taman Puring, Jakarta Selatan, Minggu (28/4/2019).

Caranya, jika mau membeli sesuatu atau menargetkan sesuatu, maka target tersebut tinggal dihitung dalam jumlah gram emas. “Misalnya harga rumah yang mau kita tuju sekitar 160 juta. Kita ubah angkanya ke dalam gram emas. Dari situ, kita nabung berapa gram emas setiap bulan untuk mencapai target itu,” katanya.

Ia menilai, jika dibandingkan dengan KPR, memiliki rumah dengan menabung emas lebih hemat dari sisi pengeluaran. Karena emas ini cenderung naik setiap tahun.

“Misalnya KPR 15 tahun baru selesai, dengan angka yang sesuai diakadkan diawal sampai abis, sama bunga nya, belum lagi kalau tengah jalan kita gak bisa bayar kena denda, itu repot kan. Tapi kalau di emas ini ternyata sebelum 15 tahun angkanya udah mencapai yang target, ya udah tinggal cairkan aja emas kita. Langsung kita belikan rumah sesuai dengan target,” jelasnya.

Milenial Bisa Punya Rumah

Menurut Hendri, milenial sangat memungkinkan untuk memiliki rumah. Syaratnya milenial harus bisa mengurangi pengeluraran-pengeluaran yang biasa dikeluarkan kemudian dialihkan untuk membeli emas.

“Milenial bisa punya rumah, meski bukan di Jakarta, agak minggir misalnya ke Depok, Bekasi, itu sangat memungkinkan. Misalnya, alihkan pengeluaran yang sifatnya konsumtif ke hal-hal yang sifatnya investasi. Misalnya uang untuk kuota, belanja online, nongkrong, itu dikurangi. Dengan investasi, penghasilan dan tabungan bisa terlindungi,” ungkapnya.

 

Baca juga:

Danamon Syariah Luncurkan Pembiayaan Rumah Syariah dengan Akad Musyarakah Mutanaqisah

 

Apalagi jika dialihkan ke emas, itu akan mengcover penyusutan nilai mata uang. Ia mencontohkan, perbandingan uang 50 ribu saat ini dengan lima tahun lalu. “Coba aja pergi ke indomaret, dapatnya pasti lebih sedikit sekarang. Tapi kalau emas enggak. Satu dinar sampai hari ini dari zaman Rasulullah masih sama dengan satu ekor kambing. Dan itu akan terus, jadi nilainya terjaga,” tuturnya.

Kelebihan Investasi Emas

Hendri mengatakan investasi emas ini sangat cocok untuk orang yang tidak berani mengambil risiko tinggi. Apalagi emas ini sifatnya liquid dan jelas. Jika membutuhkan uang, bisa langsung dicairkan segera.

“Kalau berdasarkan sistem syariah, kita jual beli kan ada barangnya, investasi ada barangnya. Ini juga ada emasnya bukan cuma surat tandatangan kosong. Kalau saya sarankan sih ini yang cukup aman. Tapi kalau bagus, enggak juga, tergantung dari tujuan kita berinvestasi itu apa. Karena instrument investasi itu banyak. Gak melulu emas, ada reksadana, property, itu semua bagus, tergantung dari profil risiko kita,” paparnya.

KPR dan Tanpa KPR

Pada kesempatan yang sama, Director Business Development Tanamduit, Muhammad Hanif mengatakan, membeli rumah tanpa KPR bisa dilakukan apabila konsisten berinvestasi dan bila mendapat return investasi yang tinggi.

“Tapi membeli rumah dengan KPR dapat menjadi pilihan karena potensi kenaikan harga properti lebih besar daripada bunga KPR,” katanya.

Ia menambahkan, jika ingin mengambil KPR, lebih baik secepat mungkin karena bunga KPR dikunci di harga beli dan akan semakin besar kedepannya jika ditunda seiringan dengan kenaikan harga properti. (jms)

 

Baca juga:

Founder Tamasia dan Maungaji Berbagi Tips Berwirausaha Berbasis Syariah

Responsive image
Other Article
Responsive image